Washington, D.C. – Tokoh industri teknologi, Elon Musk, secara resmi mengajukan pengunduran diri dari posisinya sebagai…
Penulis: admin
Aksi Berani Polisi Evakuasi 50 Penumpang saat Bus Pariwisata Terbakar di Tol Cikampek
Cikampek – Sebuah bus pariwisata terbakar hebat di ruas Tol Cikampek, tepatnya di KM 47 B…
Danrem 043/Gatam: Siap Dukung Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Lampung
Lampung – Dalam rangka mendukung dan mewujudkan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto, khususnya dalam pembangunan yang dimulai dari desa sebagai upaya pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan, Komandan Korem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M. menghadiri peluncuran dan dialog percepatan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Provinsi Lampung, Rabu (28/05/2025).
Kegiatan ini berlangsung di Graha Adora, Jl. Raden Gunawan, Kabupaten Pesawaran, dan dihadiri oleh Menko Bidang Pangan RI, Wamen Depdagri RI, Wamen Kelautan dan Perikanan RI, Anggota DPR RI Fraksi PAN, Anggota DPD RI, Wakil Gubernur Lampung, Kapolda Lampung, serta Wakil Ketua I DPRD Provinsi Lampung.
Menko Bidang Pangan RI, Dr. (HC) Zulkifli Hasan, S.E., M.M., dalam sambutannya mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Provinsi Lampung terhadap peluncuran percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih yang menjadi salah satu program unggulan pemerintahan saat ini.
“Pelaksanaan program ini mengacu pada Kepres No. 9 Tahun 2025 yang diterbitkan pada 2 Mei 2025, tentang pembentukan satuan tugas percepatan pembentukan koperasi desa atau kelurahan Merah Putih yang melibatkan lintas kewenangan antar kementerian/lembaga dan pemerintah daerah,” ujar Zulkifli Hasan.
Ia menjelaskan bahwa satuan tugas percepatan pembentukan koperasi ini berada langsung di bawah dan bertanggung jawab kepada Presiden RI, yang terdiri atas satuan tugas nasional, provinsi, dan kabupaten/kota.
“Satgas kabupaten/kota akan melaporkan kepada satgas provinsi minimal dua kali setiap tujuh hari, dan satgas provinsi akan melaporkan kepada satgas nasional dengan frekuensi yang sama. Sementara itu, satgas nasional akan menyampaikan laporan kepada Presiden minimal dua kali setiap bulan,” jelasnya.
Sementara itu, Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Rikas Hidayatullah, S.E., M.M., menyampaikan komitmen penuh TNI AD di wilayah Korem 043/Gatam dalam mendukung pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh wilayah Provinsi Lampung.
“Kami siap mendorong percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih yang diyakini akan menjadi motor penggerak dalam mewujudkan kemandirian desa dan kelurahan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Koperasi ini diharapkan mampu menjadi solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat desa,” tegas Brigjen Rikas.
Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain perwakilan Kajati Lampung, Paslog Brigif 4 Mar/BS, perwakilan Lanud PM Bunyamin, unsur Forkopimda Provinsi Lampung, Bupati/Wali Kota se-Lampung, Kapolres Pesawaran, Kepala Dinas PMD dan Koperasi se-Provinsi Lampung, serta tamu undangan lainnya. (susan)
PLTSa Regional Jadi Harapan Baru Lampung Atasi Sampah dan Krisis Energi
LAMPUNG – Pemerintah Provinsi Lampung saat ini tengah menyusun rencana Percepatan Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah…
Ratusan Mahasiswa Seruduk Rektorat Unila Terkait Meninggalnya Pratama Wijaya
Lampung – Ratusan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Lampung (FEB Unila) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Rektorat Unila sebagai bentuk protes dan solidaritas atas meninggalnya Pratama Wijaya Kusuma, mahasiswa Prodi Bisnis Digital angkatan 2024.
Pratama diketahui meninggal dunia pada 28 April 2025 usai mengikuti kegiatan pendidikan dasar (Diksar) organisasi pecinta alam di lingkungan FEB Unila. Dugaan kuat menyebutkan bahwa korban mengalami kekerasan fisik selama kegiatan tersebut.
Dalam aksi yang berlangsung damai ini, mahasiswa membawa berbagai poster berisi seruan keadilan seperti: “Katanya Zona Akademik, Tapi Tempat Aman untuk Kekerasan”, “FEB Krisis Keadilan”, dan “Justice for Pratama”.
Koordinator aksi, Muhammad Zidan Azzakri, menyatakan bahwa unjuk rasa ini merupakan bentuk solidaritas antarmahasiswa sekaligus tuntutan terhadap dekanat untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut.
“Kami hadir di sini untuk menuntut keadilan bagi Pratama. Berdasarkan bukti rekam medis, pernyataan keluarga, dan dokumen percakapan digital, kami meyakini telah terjadi kekerasan dan intimidasi dalam kegiatan tersebut. Namun hingga kini, belum ada tindakan tegas dari pihak fakultas,” tegas Zidan dalam orasinya.
Zidan juga mengkritisi sikap pasif dekanat yang dinilai sebagai bentuk pembiaran dan pembungkaman terhadap korban dan keluarganya.
Aksi yang digalang oleh aliansi FEB Menggugat ini membawa tujuh tuntutan utama:
-
Pembubaran organisasi kemahasiswaan yang terbukti melakukan kekerasan dan pelanggaran etika;
-
Proses hukum dan etik terhadap pelaku;
-
Klarifikasi terbuka dari dekanat FEB;
-
Penghentian segala bentuk intimidasi terhadap korban dan mahasiswa lainnya;
-
Transparansi keuangan organisasi dan kelembagaan;
-
Evaluasi terhadap kinerja staf dan tenaga kependidikan;
-
Peningkatan fasilitas penunjang akademik di FEB Unila.
Aksi yang dimulai sejak siang hari berakhir pukul 16.30 WIB tanpa respons resmi dari pihak rektorat maupun dekanat. Mahasiswa menyatakan akan terus mengawal kasus ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan.
Pemerintah Pusat Beri Apresiasi Lampung Peringkat Pertama Mencapai 100 Persen Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Indonesia
LAMPUNG – Pemerintah Pusat mengapresiasi langkah Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, melalui keputusannya yang cepat, menindaklanjuti…
Unila Umumkan Hasil SNBT 2025: 5.444 Peserta Diterima, Program Studi Hukum Paling Diminati
Lampung – Universitas Lampung (Unila) resmi mengumumkan hasil Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2025 dalam konferensi…
Pelayanan Gratis dan Responsif, Bandar Lampung Tuai Apresiasi dari Bima Arya
Bandar Lampung — Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto memberikan apresiasi atas pelayanan publik di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Bandar Lampung saat melakukan kunjungan mendadak (sidak) pada Rabu (28/5).
Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya menilai pelayanan publik di Kota Bandar Lampung menunjukkan kemajuan signifikan. Ia secara langsung mencoba sistem pelayanan administrasi kependudukan yang tersedia secara daring maupun luring.
“Pelayanannya bagus. Tadi saya mencoba bisa online, bisa juga offline. Jadi masyarakat bisa daftar dan cetak dokumen dari rumah,” ujar Bima Arya di hadapan Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana.
Bima Arya juga memberikan pujian atas layanan ambulans gratis 24 jam yang disediakan Pemerintah Kota. Menurutnya, fasilitas ini sangat membantu masyarakat dalam kondisi darurat. “Tadi saya lihat ada ambulans gratis di Tugu Adipura. Itu sangat bermanfaat,” tambahnya.
Menanggapi apresiasi tersebut, Wali Kota Eva Dwiana mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kunjungan Wamendagri ke Kota Tapis Berseri. Ia menyebut bahwa kunjungan tersebut dilakukan secara mendadak dan langsung menuju ke MPP.
“Ini kunjungan yang mengejutkan, Pak Bima langsung ke mal pelayanan. Kami tentu senang karena ini jadi motivasi untuk terus berbenah,” ujar Eva.
Eva juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan yang cepat, mudah, dan gratis. “Semua pelayanan Disdukcapil gratis. Kami akan terus berinovasi agar pelayanan publik di Bandar Lampung semakin baik ke depannya,” tutupnya.
MK Minta Pemerintah Gratiskan SD-SMP Swasta
Jakarta – Mahkamah Konstitusi (MK) menetapkan bahwa pemerintah wajib menjamin pendidikan gratis untuk jenjang Sekolah Dasar…