Bangkit : Kalau Memang Tidak Memenuhi Ketentuan Perda, Ya Kita Batalkan. Kemungkinan Kita Segel

LAMPUN7COM – Metro | Phoenix Billiard & Cafe yang berada di Jalan Dr. Soetomo, Kelurahan Hadimulyo Timur, Kecamatan Metro Pusat, terancam bakal disegel oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Metro.

Sebab, bangunan Phoenix Billiard & Cafe tersebut ilegal lantaran melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB) dan tidak memiliki dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota Metro, Bangkit Haryo Utomo mengungkapkan, dirinya akan memerintah Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) untuk melakukan pengecekan kembali di lapangan terkait Garis Sempadan Bangunan (GSB) dan kelengkapan dokumen Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) milik Phoenix Billiard & Cafe.

“Nanti akan kita kembali cek di lapangan,” ujar Bangkit, Jumat (7/3/2025).

“Kalau sesuai dengan ketentuan di peraturan daerah, disitu ada namanya Garis Sempadan Bangunan (GSB). Kita patuhi saja perda itu,” tambahnya.

Dia menegaskan, apabila hasil pengecekan dilapangan bangunan tersebut melanggar Peraturan Daerah (Perda), maka Pemkot Metro akan melakukan penyegelan.

“Kalau memang tidak memenuhi ketentuan Perda, ya kita batalkan. Kemungkinan akan kita segel. Atau, bangunan itu kita suruh mundur agar memenuhi Garis Sempadan Bangunan, kalau enggak ya kita segel melalui Pol PP,” tegas Bangkit.

Sebelumnya diberitakan, Pengajuan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) Phoenix Billiard di tolak lantaran persyaratan yang diajukan tidak lengkap. Terlebih, bangunan tersebut melanggar Garis Sempadan Bangunan (GSB).

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas PUTR Kota Metro, Robby K Saputra saat dikonfirmasi awak media.

“Jika berkas persyaratan yang di unggah ke sistem tidak sesuai, otomatis akan ditolak. Apalagi bangunannya melanggar sisi GSB, yaitu batas garis yang tidak boleh ada bangunan, di situ dia melanggar. Yang sebelah ujung itu dia 2,9 meter, yang ujung sebelah kiri itu 4,1 meter, temboknya agak miring. Jadi, seharusnya saat membangun, bangunan itu harus mundur,”ujar Robby.

Robby menjelaskan, dalam Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG) serta Sistem Online Single Submission (OSS), apabila bangunan eksistingnya (sesuatu yang sudah ada atau sedang ada di suatu tempat atau waktu tertentu) melanggar, otomatis tertolak dan tidak bisa diproses PBG nya.

“Kami langsung verifikasi ke lapangan, setelah kita cek bersama-sama Pol PP, tim teknis PUTR, dan pengelolanya, hasilnya memang itu melanggar GSB,” tegas Robby. | (Rio).

Wali Kota Metro Safari Ramadhan Perdana di Mushola Darul Hikmah Yosorejo

LAMPUNG7COM – Metro | Safari Ramadan merupakan program tahunan Pemerintah Kota Metro untuk mendekatkan diri dengan masyarakat, menyerap aspirasi, serta memberikan dukungan bagi tempat ibadah dan warga yang membutuhkan.

Safari Ramadan tahun ini dibagi menjadi dua tim dimana tim 1 dipimpin langsung oleh Walikota Metro dan tim 2 dipimpin oleh Wakil Walikota Metro, yang bertujuan untuk menjalin tali silaturahmi dan keharmonisan antara Pemerintah Kota Metro dengan masyarakat di momen Bulan Ramadan.

Dalam kesempatan ini, Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso, hadir di Mushola Darul Hikmah, yang berlokasi di Jl. Mahakam 2, RT 16 RW 4, Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, pada Jumat malam (07/03/2025).

Walikota menyampaikan rasa syukur karena masih diberi kesempatan untuk bertemu dan bersilaturahmi dengan masyarakat dan juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus Mushola dan warga sekitar atas sambutan hangat yang diberikan kepada Tim Safari Ramadan Kota Metro.

Dalam Safari Ramadhan kali ini, Pemerintah Kota Metro memberikan santunan kepada 25 anak yatim, masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 250.000.

Bantuan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap anak-anak yatim agar mereka bisa lebih berbahagia menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, pemerintah juga menyerahkan bantuan material bangunan senilai Rp 10 juta serta dua unit AC senilai RP 7 juta untuk mendukung pembangunan dan kenyamanan Mushola Darul Hikmah.

Bantuan ini diharapkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin demi meningkatkan fasilitas tempat ibadah bagi masyarakat sekitar.

Dikatakan dalam sambutannya, walikota Metro menyampaikan bahwa bantuan ini memang tidak cukup untuk memenuhi seluruh kebutuhan pembangunan Mushola, tetapi diharapkan dapat menjadi pancingan agar lebih banyak pihak turut berkontribusi dalam pembangunan Mushola.

“Pemerintah Kota Metro mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam memajukan fasilitas keagamaan yang ada, sehingga Mushola ini bisa lebih nyaman digunakan untuk beribadah serta kegiatan keagamaan lainnya,” ucap Bambang.

Selain itu, Walikota Metro juga menekankan pentingnya menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan lingkungan, terutama selama bulan suci Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

“Dengan kondisi lingkungan yang aman dan nyaman, masyarakat dapat beribadah dengan lebih khusyuk dan menjalankan ibadah puasa dengan penuh kedamaian,” ujar Bambang.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Metro berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial dan keagamaan guna memperkuat nilai-nilai keislaman serta mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan gotong royong semakin tumbuh, sehingga pembangunan infrastruktur keagamaan, kesejahteraan sosial, dan kenyamanan lingkungan dapat terwujud secara berkelanjutan,” pungkas Bambang.

Sementara, Ketua Takmir Mushola Darul Hikmah Yogi, turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wali Kota Metro beserta rombongan dan juga menyampaikan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam penyambutan.

Dalam sambutannya, Yogi menjelaskan bahwa selain menjadi tempat ibadah, Mushola Darul Hikmah juga menjadi pusat pendidikan Al-Qur’an bagi anak-anak di sore hari.

Kegiatan pembelajaran ini bertujuan untuk membentuk generasi muda yang memiliki pemahaman agama yang kuat serta berakhlak mulia.

“Semoga Safari Ramadan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, tetapi juga merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap sesama,” tukas Yogi. | (Red).

Deo Bernedy Putra, Sosok Alumnus Unila yang Peduli Pelestarian Bahasa Daerah

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) terus melahirkan alumni-alumni hebat yang memberikan kontribusi positif di berbagai bidang.…

Suryono Kembali Terpilih Memimpin ESI Lampung dalam Musprov Pertama

LAMPUNG – Suryono, S.S kembali terpilih untuk memimpin Esports Indonesia (ESI) Lampung setelah memperoleh dukungan penuh dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) ke-1 yang berlangsung di Ballroom Hotel Horison Bandarlampung, Jumat (7/3/2025).

Pemilihan Suryono sebagai Ketua Umum ESI Lampung untuk periode berikutnya didasarkan pada penilaiannya yang positif selama masa kepemimpinan sebelumnya, terutama dalam pengembangan atlet Esports di Lampung.

Dalam kesempatan tersebut, Suryono menekankan pentingnya kesinambungan program kerja yang ada. Ia pun menyerahkan sepenuhnya pengelolaan organisasi kepada jajaran pengurus agar setiap program dapat berjalan dengan maksimal.

“Esports bukan hanya sekadar permainan, tetapi juga dapat menjadi jalan untuk meraih prestasi bahkan membuka peluang karier bagi para pemuda,” jelasnya.

Suryono berharap keputusan yang diambil dalam Musorprov ini dapat menghasilkan langkah-langkah strategis dan membantu menemukan bibit-bibit muda berbakat dalam dunia Esports.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Lampung, Descatama Paksi Moeda, ST., SE., MM., mengungkapkan harapannya agar pengurus baru dapat meningkatkan kualitas pembinaan atlet Esports di Lampung.

“Saya berharap kepengurusan yang baru dapat membawa pembinaan atlet esports di Lampung menuju arah yang lebih baik dan berkelanjutan. Kerjasama antara pengurus daerah dan ESI pusat juga harus diperkuat agar perkembangan esports di Lampung semakin pesat. Esports bukan sekadar permainan, tetapi bagian dari upaya pembinaan generasi muda yang dapat mengharumkan nama Provinsi Lampung,” ujar Descatama.

Pimpinan sidang Musprov ke-1 terdiri dari Ketua Muhammad Najib, Anggota 1 Irwansyah Agung, dan Anggota 2 Ari Wibowo.

Buka Gerak Syariah 2025, Wagub Jihan Nurlela Dorong Sinergi Pengembangan Ekonomi Syariah di Provinsi Lampung

LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung, Jihan Nurlela, secara resmi membuka kegiatan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (Gerak…

KKN Unila Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Budidaya Alpukat di Desa Babatan

Lampung – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Lampung (Unila) Periode 1 Tahun 2025 telah menginisiasi…

Realisasi Janji Naikan Insentif RT/RW, Bambang-Rafieq Masih Pertimbangkan APBD

LAMPUNG7COM – Metro | Janji politik Walikota Metro Bambang Iman Santoso terkait kenaikan insentif Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Marbot, Kaum, Guru Ngaji, Juru Kunci Makam akan segera direalisasikan.

Tetapi dirinya masih ragu bahkan akan memastikan dulu topangan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Metro apakah mumpuni atau malah sebaliknya.

“Nanti akan kita lihat anggarannya dulu, tidak bisa kita langsung sampaikan,”ucap Bambang Iman Santoso, Rabu (5/3/2025).

“Secepatnya. Itu kan sudah semuanya kita sampaikan semua dalam visi misi. InsyaAllah semuanya nanti akan direalisasikan,” tambahnya.

Walikota mengungkapkan, pihaknya baru saja memanggil para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna menanyakan program apa saja yang sudah dilakukan dan yang belum dilakukan.

“Kan kita hari ini barusan bekerja, memanggil semua OPD yang ada. Kita ingin tahu sejauh mana yang sudah dilakukan, dan belum dilakukan. Setelah itu, baru kita nanti semuanya akan kita realisasikan,” pungkas Bambang.(Red)

Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Dorong Sinergi dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi Provinsi Lampung

Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri kegiatan High-Level Meeting yang digelar untuk mempersiapkan bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1446 H/2025 M. Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium lantai 4, Gedung Kantor Bank Indonesia Perwakilan Lampung pada Kamis (06/03/2025).

Dalam kesempatan ini, Gubernur Rahmat Mirzani menyampaikan bahwa perputaran uang yang signifikan selama bulan Ramadan menjadi indikator penting bagi perekonomian Provinsi Lampung ke depan. “Bulan Ramadan adalah saat perputaran uang yang besar, dimana sekitar 70% pendapatan setahun bisa dikeluarkan hanya dalam satu bulan. Kondisi ini menjadi gambaran untuk ekonomi kita ke depannya,” ujar Gubernur.

Dengan besarnya perputaran uang tersebut, Mirzani juga mengingatkan akan potensi yang muncul, di mana beberapa pihak bisa memanfaatkan momen Ramadan untuk mencari keuntungan berlebihan, seperti dengan menaikkan harga atau menahan stok barang.

“Bulan Ramadan ini adalah momen belanja besar. Namun, ada pihak-pihak yang berpotensi mencari keuntungan berlebihan, termasuk dengan menaikkan harga dan menahan stok. Ini yang perlu kita cermati, baik sebagai pemerintah daerah maupun masyarakat, untuk bersama-sama menjaga kestabilan harga,” tegasnya.

Selain itu, Gubernur Mirzani juga menyampaikan harapannya agar kenaikan harga gabah dan jagung yang telah diinstruksikan oleh Presiden Prabowo dapat berdampak positif bagi perekonomian di Provinsi Lampung yang mayoritas bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan.

“Mari kita jaga agar pendapatan petani dan masyarakat Lampung tetap stabil. Jika belanja masyarakat terkendali dengan baik, kita bisa menghindari inflasi yang tinggi. Kami berharap, jika pengendalian ini berhasil, perekonomian Lampung akan lebih baik setelah bulan Ramadan,” ungkapnya.

Selain faktor ekonomi, Gubernur juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang dapat mempengaruhi harga dan distribusi pangan. “BMKG memperkirakan cuaca ekstrem hingga akhir Maret, dengan potensi banjir yang masih ada. Ini harus diwaspadai, karena bisa memengaruhi inflasi,” jelasnya.

Gubernur menambahkan bahwa distribusi pangan menjadi hal krusial yang tidak boleh terganggu oleh cuaca buruk. “Distribusi pangan harus terus lancar, jangan sampai gangguan cuaca menghambatnya,” tambahnya.

Lebih lanjut, Gubernur Mirza menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur transportasi untuk menjaga kelancaran distribusi barang, terutama menjelang Ramadan. “Infrastruktur jalan harus diprioritaskan untuk mendukung interkoneksi antar moda transportasi. Dengan kelancaran transportasi, distribusi barang ke masyarakat akan lebih efektif,” ujarnya.

Pada kesempatan ini, Gubernur juga mengajak seluruh pihak untuk memberikan informasi yang rasional dan bijak kepada masyarakat, serta mengimbau agar masyarakat lebih cermat dalam memenuhi kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran.

“Budaya konsumsi yang berlebihan bisa memicu inflasi. Mari kita pastikan agar masyarakat tahu bahwa pemerintah mampu menjaga harga dan pasokan barang selama bulan Ramadan,” kata Gubernur.

Gubernur juga mengajak semua pihak untuk terus berkoordinasi dalam menjaga stabilitas ekonomi Provinsi Lampung. “Dengan kerjasama yang baik, saya yakin inflasi dapat terkendali, dan ekonomi kita bisa tumbuh lebih baik,” tutupnya.

Gubernur juga menginstruksikan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Lampung beserta Kabupaten/Kota untuk melakukan langkah-langkah berikut:

  1. Memantau ketersediaan stok bahan pangan pokok dan barang penting lainnya, termasuk BBM dan Elpiji (LPG).
  2. Melaksanakan kegiatan stabilisasi harga seperti operasi pasar, gelar pangan murah, dan lainnya, serta berkoordinasi dengan pihak terkait.
  3. Mengawasi keamanan produk pangan yang beredar agar tidak kadaluarsa dan membahayakan kesehatan.
  4. Berkoordinasi dengan BMKG dan BPBD untuk mengantisipasi potensi bencana seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang dapat mengganggu distribusi pangan.
  5. Memastikan kapasitas infrastruktur dan sistem tata kelola sumber daya air dapat dimanfaatkan dalam mengantisipasi peningkatan curah hujan dan bencana banjir.
  6. Menjamin kesiapan infrastruktur jalan dan pengendalian arus kendaraan, baik di jalan provinsi, kabupaten, kota, dan jalan tol.
  7. Menjamin ketersediaan dan kelayakan armada angkutan penumpang dan barang guna mengantisipasi kenaikan permintaan.
  8. Memastikan pelayanan di rumah sakit dan posko-posko kesehatan selama 24 jam, dengan tenaga medis siap siaga.
  9. Meningkatkan intensitas pengawasan oleh Satgas Pangan untuk menjaga stabilitas harga dan memberikan tindakan tegas terhadap pelaku usaha yang melanggar peraturan.

Gubernur Lampung Hadiri Sertijab Kepala BPK Perwakilan Lampung, Soroti Pentingnya Sinergi dan Tata Kelola Keuangan

Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menghadiri acara serah terima jabatan Kepala BPK Perwakilan Lampung yang sebelumnya dijabat oleh Masmudi, kepada Kepala BPK Perwakilan Lampung yang baru, Nugroho Heru Wibowo.

Sertijab tersebut juga dihadiri oleh anggota V BPK RI H. Bobby Adhityo Rizaldi, Dirjen Pemeriksa Keuangan Negara V, Widhi Widayat, serta Ketua DPRD Provinsi Lampung, Ahmad Giri Akbar.

Gubernur Mirza mengucapkan terima kasih dan selamat bertugas kepada Masmudi atas dedikasinya selama menjabat, serta menyampaikan ucapan selamat kepada Nugroho Heru Wibowo yang kini memegang amanah sebagai Kepala BPK Perwakilan Lampung yang baru.

“Kami ucapkan selamat bertugas. Semoga sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Provinsi Lampung dan BPK Perwakilan Lampung selama ini dapat terus ditingkatkan untuk kemajuan bersama,” kata Gubernur Mirza dalam sambutannya di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Lampung, Kamis (6/3/2025).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Mirza mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama berperan serta dalam pembangunan Provinsi Lampung dalam lima tahun ke depan, seiring dengan pencapaian visi dan cita-cita pembangunan nasional.

Gubernur juga menjelaskan bahwa visi pembangunan Provinsi Lampung 2025-2030, yang bertajuk “Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas,” akan diwujudkan melalui tiga misi utama, yakni:

  1. Mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif.
  2. Memperkuat sumber daya manusia yang unggul dan produktif.
  3. Meningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, berkelanjutan, serta tata kelola pemerintahan yang efektif dan berintegritas.

Gubernur menekankan bahwa pencapaian visi tersebut tidak bisa dilakukan hanya oleh Pemerintah Provinsi Lampung, melainkan membutuhkan gotong royong dan kontribusi positif dari seluruh pihak.

“Kita semua harus bergotong royong, saling bahu-membahu, dan memberikan kontribusi yang positif dalam mencapai visi Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas,” ujar Gubernur.

Terkait tata kelola pemerintahan, terutama dalam pengelolaan keuangan daerah, Gubernur Mirza menyatakan keyakinannya bahwa sistem pengelolaan keuangan di Provinsi Lampung akan terus diperbaiki sesuai dengan peraturan yang berlaku. Hal ini, menurutnya, sangat penting untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih sebanyak 10 kali berturut-turut selama 10 tahun terakhir.

“Kami berharap, pada tahun 2025, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2024 dapat meraih WTP yang ke-11 secara berturut-turut,” tambahnya.

Melalui serah terima jabatan ini, Gubernur berharap BPK Perwakilan Lampung dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan Provinsi Lampung, khususnya dalam hal tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

“Kami berharap BPK Perwakilan Lampung dapat terus memberikan rekomendasi yang membangun bagi Pemerintah Provinsi Lampung untuk kemajuan bersama,” tutup Gubernur.

Gubernur Mirza Hadiri Sertijab Kepala BPK Perwakilan Lampung dari Masmudi kepada Nugroho Heru Wibowo

LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menghadiri serah terima jabatan (Sertijab) Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Lampung dari Masmudi kepada Nugroho Heru Wibowo di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Lampung, Bandarlampung, Kamis (06/03/2025).

Sertijab disaksikan langsung oleh anggota V BPK RI H. Bobby Adhityo Rizaldi dan Dirjen Pemeriksa Keuangan Negara V Widhi Widayat, serta Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar.

Pada kesempatan itu, Gubernur Mirza mengapresiasi Masmudi atas dedikasinya mengemban tugas sebagai Kepala BPK Perwakilan Lampung yang telah berjalan dengan baik. Mirza juga mengucapkan selamat bertugas kepada Nugroho Heru Wibowo, yang kini menjalankan amanah sebagai Kepala BPK Perwakilan Lampung.

“Saya berharap sinergitas antara Pemerintah Provinsi Lampung dan BPK Perwakilan Lampung yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan untuk kemajuan daerah,” ujar Gubernur Mirza.

Gubernur Mirza menyampaikan pentingnya peran semua pihak dalam mewujudkan pembangunan Provinsi Lampung dalam lima tahun ke depan.

“Visi pembangunan Provinsi Lampung 2025-2030, Bersama Lampung Maju Menuju Indonesia Emas, adalah visi yang membutuhkan kerjasama kita semua,” ungkapnya.

Mirza juga menekankan bahwa pembangunan Lampung harus sejalan dengan cita-cita pembangunan nasional, seperti penguatan ideologi Pancasila, penciptaan lapangan kerja, serta pembangunan dari desa untuk pemerataan ekonomi.

Dalam implementasinya, Gubernur menyampaikan tiga misi utama dalam visi pembangunan Provinsi Lampung 2025-2030, yaitu: mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif, mandiri, dan inovatif; memperkuat sumber daya manusia yang unggul dan produktif; serta meningkatkan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Selain fokus pada pembangunan sosial dan ekonomi, Gubernur Mirza juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik, terutama dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia berharap agar Pemerintah Provinsi Lampung terus mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI yang telah diraih sebanyak 10 kali berturut-turut dalam 10 tahun terakhir.

“Pada 2025 ini, kami berharap dapat kembali meraih WTP yang ke-11 secara berturut-turut untuk Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2024,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Gubernur Mirza mengajak BPK Perwakilan Lampung untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah. Ia berharap agar BPK terus memberikan rekomendasi-rekomendasi yang konstruktif untuk meningkatkan kinerja Pemerintah Provinsi Lampung, khususnya dalam pengelolaan keuangan, demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya serah terima jabatan ini, diharapkan adanya sinergi yang semakin erat antara Pemerintah Provinsi Lampung dan BPK Perwakilan Lampung dalam mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik dan berkelanjutan.