LAMBAR – Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus meminta Pemerintah Provinsi Lampung untuk turun langsung melihat kondisi…
Kategori: Pemerintahan
Bulan Buci Ramadhan, Ketua TP-PKK Provinsi dan Walikota Metro bantu Penyandang Disabilitas
LAMPUNG7COM – Metro | Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Ny. Purnama Wulan Sari Mirza menunjukkan kepeduliannya di bulan suci Ramadan ini.
Kepedulian ditunjukkan dengan memberikan bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP), alat bantu bagi penyandang disabilitas, paket sembako hingga uang tunai bagi anak yatim-piatu, di Kelurahan Margorejo Metro Selatan, Kamis (13/03/2025).
Adapun jumlah bantuan tersebut adalah paket sembako sebanyak 50, 4 unit mesin jahit, 5 unit alat steam motor, kursi roda 2 unit, alat bantu dengar 2 unit, dan tongkat jalan 1 unit.
Ia menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintahan Provinsi Lampung untuk penuntasan kemiskinan yang tepat waktu dan tepat sasaran.

“Melalui program ini, diharapkan masyarakat yang telah memiliki usaha dapat keluar dari status penerima bantuan dan menjadi mandiri secara ekonomi. Diharapkan para penerima bantuan, khususnya bagi kaum perempuan, dapat lebih berdaya, mandiri, serta berkontribusi dalam meningkatkan perekonomian keluarga,” kata Purnama Wulan Sari.
Walikota Metro, Bambang Iman Santoso, menyampaikan sambutan sekaligus menyapa warga Desa Margerejo Kota Metro sebagai bentuk penghormatan setelah dilantik.
Pada kesempatan tersebut, ia mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang telah diberikan oleh masyarakat serta menyatakan harapannya untuk dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya.
“Pertama-tama perlu saya sampaikan bahwasanya saya dan mas Rafiq sudah resmi dilantik oleh bapak Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Alhamdulillah ini berkat doa dan dukungan masyarakat Kota Metro. kami memohon doa agar dapat menjalankan amanat ini sebaik baiknya,” ujar Bambang.
Lebih lanjut, Bambang juga menyampaikan rencana pembangunan yang akan dilakukan di Kota Metro oleh Gubernur Provinsi Lampung, salah satunya adalah proyek pembangunan jembatan Way Sekampung Kibang, Pembangunan ini diharapkan dapat mendukung infrastruktur kota serta meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat.

“Terdapat rencana yang insyallah akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini dari bapak Gubernur yaitu pembuatan jembatan kembar yang berlokasi di Sumbersari, yang menghubungkan Kota Metro dengan Kabupaten Lampung Timur semoga meningkatkan pendapatan perkapita,” lanjut Bambang.
Di akhir sambutannya, Wali Kota Metro Bambang Iman Santoso, menyampaikan rasa Terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada Gubernur Lampung serta Dinas Sosial Provinsi Lampung atas bantuan yang diberikan.
Di kesempatan yang sama Boimin penerima bantuan menyampaikan ucapan terimakasih kepada pemerintah yang telah peduli dengan memeberikan bantuan sosial kepada masyarakat seperti ini.
“Tentunya sangat bertrimakasih sekali kepada seluruh jajaran Pemerintah Provinsi Lampung terkhusus Bapak Walikota Metro Bambang Iman Santoso, bantuan ini sangat membantu sekali dalam menjalani kehidupan sehari hari, semoga apa yang menjadi niat bapak ibu semua menjadikan amal jariyah kelak,” kata Boimin saat sesi wawancara. | (Red).
Gubernur Lampung dan Bupati Pringsewu Ground Breaking Jalan Provinsi
PRINGSEWU – Ruas jalan provinsi penghubung Kabupaten Pringsewu dengan Kabupaten Lampung Tengah dan Lampung Utara mulai…
Zita Anjani Tinjau Lokasi Wisata di Lampung Selatan untuk Tingkatkan Daya Tarik Pariwisata Nasional
LAMPUNG SELATAN – Zita Anjani, yang juga merupakan Utusan Khusus Presiden Bidang Pariwisata sekaligus Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lampung Selatan, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah destinasi wisata, termasuk Marina dan Pantai Rio, pada Kamis (13/3/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau potensi dan kesiapan destinasi wisata di Lampung Selatan dalam mendukung pengembangan pariwisata nasional. Dalam kesempatan tersebut, Zita Anjani didampingi oleh pejabat daerah, pelaku industri pariwisata, dan tokoh masyarakat setempat. Mereka bersama-sama mengevaluasi fasilitas, infrastruktur, serta potensi alam dan budaya yang menjadi daya tarik utama daerah ini.
“Kunjungan ini sangat penting untuk memastikan bahwa destinasi wisata di Lampung Selatan siap menyambut wisatawan, baik domestik maupun internasional. Kami juga ingin mendengar langsung masukan dari masyarakat dan pelaku usaha mengenai kendala yang dihadapi,” ungkap Zita Anjani, istri Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama.
Selain meninjau lokasi wisata, Zita Anjani juga berdialog dengan pelaku UMKM dan masyarakat setempat untuk membahas strategi pengembangan pariwisata yang berkelanjutan dan ramah lingkungan. Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur pendukung, memperkuat promosi, serta mendorong kolaborasi antara sektor publik dan swasta.
“Kami optimis, dengan sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta, pariwisata Indonesia akan semakin maju dan berdaya saing di tingkat global,” tambahnya.
Menurutnya, pantai-pantai di Lampung Selatan memiliki potensi besar yang bisa memberikan dampak positif pada perekonomian lokal jika dikelola dengan serius. Zita Anjani menyatakan akan menyiapkan formulasi yang tepat untuk meningkatkan pariwisata di daerah ini.
“Lampung Selatan ini sangat spesial di hati saya. Pantainya luar biasa, pasirnya putih. Saya ingin kita semua berpikir besar. Jika kita maju bersama-sama dalam pariwisata, saya yakin berkahnya akan terasa untuk kita semua,” katanya.
Dengan peningkatan kualitas destinasi wisata dan layanan, diharapkan kunjungan wisatawan akan terus meningkat, memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan memajukan pariwisata nasional.
Gubernur Mirza dan Ibu Wulan Sari Safari Ramadan ke Pringsewu
PRINGSEWU – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal dan Ketua TP-PKK Provinsi Lampung Ibu Purnama Wulan Sari…
Gelar Safari Ramadan dan Berikan Berbagai Bantuan, Gubernur Rahmat Mirzani Perkuat Sinergi Dalam Membangun Daerah
Pringsewu – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menggelar Safari Ramadan 1446 H/2025 M di Masjid Taqwa,…
Safari Ramadhan 2025: Pemerintah Kota Bandar Lampung Serahkan Hadiah Umrah
Bandar Lampung – Pada acara kali ini, Walikota Bandar Lampung, Eva Dwiana, didampingi oleh Kapolda Lampung, Irjen. Pol. Helmy Santika, S.H., S.I.K., M.Si., serta Plh Sekda Provinsi Lampung, M. Firsada, mengadakan kegiatan di Masjid Jami Hidayatullah, Jalan Basuki Rahmat, Teluk Betung Selatan, pada Rabu (12/3/2025).
Kapolda Lampung dalam sambutannya memberikan apresiasi terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kota Bandar Lampung. Menurutnya, sinergi antara Pemerintah Kota dan Polresta Bandar Lampung telah menciptakan suasana yang kondusif selama bulan Ramadhan.
“Semoga suasana yang aman ini bisa terus terjaga sampai akhir Ramadhan,” ujar Kapolda.
Walikota Eva Dwiana menjelaskan bahwa Safari Ramadhan ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara jajaran pemerintah dan masyarakat, serta memberikan kesempatan untuk beribadah dan berdiskusi.
“Semoga kegiatan ini semakin mempererat hubungan antara Pemkot dan masyarakat, terutama di bulan yang penuh berkah ini,” ujar Eva.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Kapolda Lampung dan Walikota Bandar Lampung memberikan hadiah umrah kepada beberapa jamaah yang hadir. Kapolda Helmy Santika secara khusus memilih Babinsa dan Bhabinkamtibmas setempat untuk diberangkatkan umrah. Walikota Eva Dwiana juga menyerahkan tiga hadiah umrah kepada warga yang mengikuti Safari Ramadhan.
Walikota Eva mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk memanfaatkan momentum Ramadhan ini dengan meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
Walikota Metro Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Jelang Idul Fitri, Tidak Mengalami Lonjakan
LAMPUNG7COM. – Metro | Pemerintah Kota Metro melakukan High Level Meeting bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), saat bulan ramadan dan menghadapi Hari Raya Idul Fitri, berlangsung di Aula Pemkot setempat, Rabu (12/03/2025).
Wali Kota Metro, Bambang Iman Santoso menyampaikan akan mengambil langkah-langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok agar tidak mengalami lonjakan.
Dalam upaya ini, Pemkot Metro menggelar rapat bersama dengan Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Lampung guna membahas langkah konkret yang perlu diambil.
“Ada beberapa hal yang harus dilakukan oleh Pemkot Metro untuk memastikan kenyamanan masyarakat, terutama terkait harga bahan pokok agar tetap stabil. Kami ingin memastikan bahwa saat menghadapi hari raya nanti, masyarakat dapat merasa bahagia dan tidak terbebani dengan kenaikan harga yang signifikan,” ujar Bambang.
Bambang juga menegaskan komitmennya dalam mengawasi langsung pergerakan harga di pasar.

“Kami akan turun langsung untuk mengawasi, terutama terhadap pengusaha yang berpotensi menaikkan harga secara tidak wajar. Jika ada pengusaha nakal, kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas,” tegas Bambang.
Pemerintah memastikan bahwa kebutuhan pokok selama ramadan dan Idul Fitri tetap terjangkau bagi masyarakat Kota Metro.
Sementara, dalam pemaparannya, Kepala Bank Indonesia Provinsi Lampung, Junanto Herdiawan, menyoroti kondisi global yang tengah mengalami ketidakstabilan akibat perang di berbagai negara dan perubahan ekonomi yang signifikan.
“Ada beberapa hal yang sebelum sampai di Metro kita lihat tentunya ini berubah sekali karena adanya perang di berbagai negara, kemudian perubahan di mana-mana. Gejolaknya ini kelihatannya tidak baik-baik saja dan itu akan berdampak ke Indonesia, terutama daerah,” ujar Junanto.
Ia juga menekankan bahwa pada 2024 hampir 72% negara di dunia sedang menggelar pemilu, termasuk Indonesia, sehingga kondisi ekonomi belum terlalu optimal.
Selain itu, Junanto menegaskan pentingnya stabilitas harga pangan dalam menjaga pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.
“Yang perlu kita jaga dalam ekonomi ini adalah stabilitas. Jika semuanya stabil, masyarakat ikut tenang, dan stabilitas yang paling penting adalah harga pangan,” kata Junanto.
Ia juga menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi harus diiringi dengan kestabilan harga agar berkualitas.
“Kalau harga pangan stabil, pertumbuhan ekonomi menjadi berkualitas. Kalau pertumbuhan ekonomi tinggi tapi harga-harga juga tinggi, berarti tidak berkualitas,” jelas Junanto.
Untuk itu, ia berharap program Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dapat terus mendorong stabilitas harga pangan.
“Tujuan utama kita hari ini adalah mendukung Lampung sebagai pusat ilmu pangan dan mendorong investasi serta hilirisasi kebutuhan yang sangat penting dalam menjaga stabilitas harga pangan serta ekosistem ekonomi berbasis desa,” pungkas Junanto.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Metro Bangkit Haryo Utomo menegaskan bahwa Pemerintah Kota Metro terus berupaya mengendalikan inflasi melalui berbagai langkah strategis.
“Kami melakukan monitoring harga setiap hari di empat pasar utama, yaitu Pasar Kopindo, Pasar Tejo Agung, Pasar Margorejo, dan Pasar Sumbersari. Data yang kami kumpulkan merupakan rata-rata harga tingkat eceran dari pedagang di pasar-pasar tersebut,” ujar Bangkit.
Selain itu, Pemkot juga menggelar berbagai upaya pengendalian inflasi seperti inspeksi mendadak (sidak) ke pasar dan agen, penyelenggaraan pasar murah melalui program Agrobahagia, serta gerakan menanam yang telah dilaksanakan pada beberapa tanggal tertentu di bulan Januari dan Februari.

“Kami juga terus melakukan penjajakan kerja sama antar daerah untuk memastikan pasokan tetap terjaga,” tambah Bangkit.
Lebih lanjut, Sekda Kota Metro menegaskan pentingnya koordinasi dalam menjaga ketersediaan bahan pokok, khususnya LPG 3 kg.
Evaluasi kebijakan juga telah dilakukan, termasuk monitoring harga minyak goreng Minyakita yang sempat melebihi HET dan pemantauan ketersediaan LPG 3 kg.
Sebagai langkah ke depan, Pemerintah Kota Metro akan terus memperkuat koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) serta Forkopimda dalam menjaga kestabilan harga dan pasokan.
“Kami akan terus melaksanakan kebijakan pengendalian inflasi sesuai arahan Presiden Republik Indonesia. Program seperti gerakan menanam, optimalisasi lahan pekarangan, bantuan alat pertanian, serta penyelenggaraan pasar murah akan terus kami tingkatkan,” tegas Bangkit.
Selain itu, Pemkot juga akan memperkuat koordinasi dengan agen dan distributor di Kota Metro serta menjalin kerja sama baru dengan daerah lain.
“Harapan kami, langkah-langkah ini dapat menjaga stabilitas harga pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Metro,” pungkas Bangkit. | (Red).