Banjir Bandar Lampung: 107,6 Ton Beras Disalurkan dan Infrastruktur Diperbaiki

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berupaya keras dalam mengatasi dampak bencana banjir yang sering terjadi. Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Pemkot telah melakukan sejumlah tindakan konkret seperti normalisasi sungai, pembangunan talud yang rusak akibat banjir, dan pembuatan bronjong. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Dedi Sutiyoso, mengungkapkan bahwa sepanjang tahun 2025, pihaknya telah melakukan perbaikan di 31 titik di seluruh wilayah kota, dengan fokus pada penguatan sistem drainase dan pemeliharaan infrastruktur.

“Ibu Walikota Bunda Eva memerintahkan kami untuk terus melakukan normalisasi sungai. Setiap hari, tim kami bekerja menyusuri sungai-sungai dan saluran drainase untuk memastikan semuanya berjalan dengan baik,” ujar Dedi Sutiyoso pada Rabu, 5 Maret 2025.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandar Lampung juga telah menyalurkan bantuan beras untuk para korban banjir. Sebanyak 107,6 ton beras telah dibagikan ke 16 kecamatan di kota ini. Kepala BPBD Kota Bandar Lampung, Wakhidi, menjelaskan bahwa bantuan tersebut mencakup 10.760 rumah, dengan masing-masing rumah menerima 10 kg beras.

“Saya pastikan bantuan beras ini sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. Totalnya ada 10.760 rumah yang telah kami bantu,” jelas Wakhidi.

Pemkot Bandar Lampung juga menyusun 10 langkah strategis untuk menanggulangi bencana banjir di masa depan, antara lain memperbaiki dan memperdalam drainase, bekerja sama dengan Pemkab Pesawaran dan Lampung Selatan untuk pemeliharaan wilayah catchment, serta memasang alat peringatan dini di daerah rawan banjir. Selain itu, upaya penghijauan dengan penanaman pohon dan pembuatan embung dan sumur resapan juga dilakukan guna mengurangi dampak banjir.

Gubernur Lampung Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama Forkopimda, Perkuat Kerjasama Pembangunan

Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Ketua TP. PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari, mengadakan acara silaturahmi dan buka puasa bersama Forkopimda Provinsi Lampung di Mahan Agung, pada Rabu (5/3/2025).

Acara ini menjadi kesempatan penting untuk mempererat hubungan antar pemerintah daerah dan Forkopimda dalam upaya mewujudkan pembangunan yang lebih baik di Provinsi Lampung. Kehadiran para pemimpin dari berbagai sektor menggambarkan komitmen bersama dalam menjaga stabilitas dan menciptakan kondisi yang kondusif, terutama selama bulan Ramadan yang penuh berkah.

Selain sebagai ajang silaturahmi, acara buka puasa bersama ini juga berfungsi sebagai forum untuk berdiskusi mengenai isu-isu strategis yang dihadapi oleh Provinsi Lampung. Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan pentingnya koordinasi yang solid antar Forkopimda dalam mencapai visi pembangunan provinsi.

Suasana hangat dan kekeluargaan yang tercipta dalam acara ini diharapkan dapat memperkuat tali persaudaraan serta menumbuhkan semangat kebersamaan untuk membangun Lampung ke depan.

Walikota Metro Hadiri Pemakaian Seragam dan Ucap Janji Mahasiswa Universitas Wirabuana

LAMPUNG7COM – Metro | Walikota Metro Bambang Iman Santoso menghadiri acara Peresmian Pemakaian Seragam dan Ucap Janji Mahasiswa Angkatan ke-XXIII Program Studi Diploma III Kebidanan Universitas Wira Buana Kota Metro, di Ballroom Hotel Aidia, Metro, Rabu(05/03/2025).

Peresmian Pemakaian Seragam dan Ucap Janji Mahasiswa Universitas Wira Buana ini merupakan bagian dari Pemantapan Identitas Profesi, serta salah satu upaya untuk mendukung perubahan sikap, perilaku, serta kedisiplinan Mahasiswa melalui pemakaian seragam resmi.

Dikatakan Rektor Universitas Wira Buana, Andi Warisno, harapannya kepada mahasiswa untuk terus mengembangkan kompetensi-kompetensi yang sudah dipelajari dan mereka harus memiliki etika yang baik serta melatih pengalaman pengabdian kepada masyarakat dan semangat meningkatkan keseriusan dalam melakukan perkuliahan.

”Saya berharap anak-anak yang baru disahkan ini agar dapat belajar dengan serius karena kalian ini adalah mahasiswa edisi terbatas,” ungkap Andi Warisno.

Sementara Walikota Metro, Bambang Iman Santoso mengucapkan selamat atas terlaksananya Peresmian Pemakaian Seragam dan Ucap Janji Mahasiswa Universitas Wira Buana Kota Metro ini.

”Selamat kepada para Mahasiswa Universitas Wira Buana Metro, atas keberhasilannya menyelesaikan tahap perkuliahan semester I. Kedepannya, mudah-mudahan ilmu yang telah didapatkan akan menjadi bekal untuk pengabdian kepada masyarakat, nusa dan bangsa,” ucap Bambang.

Bambang Iman Santoso juga berharap supaya setiap mahasiswa mampu memberikan pelayanan yang terbaik dalam menjalani profesi sebagai bidan nantinya.

”Harapannya agar setiap mahasiswa untuk mampu memberikan pelayanan yang terbaik dengan kelembutan, kesantunan, dan keikhlasan dalam menjalani profesi sebagai bidan,” ungkap Bambang.

Lebih lanjut Bambang juga menyebutkan bahwa salah satu visi misi Kota Metro ini adalah kota pendidikan maka harus ada perhatian supaya semua lembaga pendidikan di Kota Metro ini maju dan bangkit kedepannya. | (Red).

DLH Bandar Lampung Siapkan Geo-membran untuk Tangani Air Lindi di TPA Bakung

Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) telah melakukan pengelolaan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bakung dengan menerapkan metode Controlled Landfill.

Metode Controlled Landfill merupakan sistem pembuangan sampah yang lebih baik dibandingkan metode open dumping. Pada metode ini, sampah yang telah tertimbun akan ditutupi dengan lapisan tanah secara berkala, untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

“Saat ini, proses penerapan metode Controlled Landfill di TPA Bakung telah tercapai 65%. Proses pelapisan tanah belum sepenuhnya selesai karena kondisi cuaca yang kurang mendukung,” ujar Pelaksana Harian Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bandar Lampung, Veni Devialesti, pada Rabu, 5 Maret 2025.

Veni juga menambahkan, setelah proses pelapisan tanah selesai, pihaknya akan melanjutkan tahapan berikutnya dengan pemasangan geo-membran.

“Geo-membran berfungsi sebagai pelapis kedap air yang akan mencegah air lindi masuk ke dalam tanah,” jelasnya.

Selain pengelolaan sampah dengan metode Controlled Landfill, Pemerintah Kota Bandar Lampung juga turut melakukan program penghijauan di area TPA Bakung, dengan menanam pohon dan tanaman hias sebanyak 6.623 batang sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan lingkungan.

Walikota dan Wakil Walikota Metro Lakukan Pengecekan Kendaraan Dinas

LAMPUNG7COM – Metro | Walikota Metro Bambang Iman Santoso bersama Wakil walikota Metro M. Rafieq Adi Pradana melaksanakan pengecekan kendaraan dinas, di Halaman Wisma Haji Al-Khairiyah, Rabu, (05/03/2025).

Walikota Metro Bambang Iman Santoso mengungkapkan, bahwa setelah melakukan pengecekan pada kendaraan ada beberapa hal yang langsung Kita perintahkan seperti STNK yang mati dari beberapa OPD harus cepat di bayarkan, plat yang gelap langsung di lepas untuk memberikan contoh kepada masyarakat bahwasanya kepala daerah yang baru ini ingin semuanya transparan.

Dari sejumlah kendaraan dinas yang diperiksa, beberapa kendaraan tidak dapat dikumpulkan karena memiliki fungsi khusus, seperti ambulans.

“Jika semua kendaraan di kumpulkan hari ini, kebutuhan masyarakat akan terhambat, untuk kendaraan ambulans yang sangat di butuhkan, kami sangat memaklumi jika belum bisa dikumpulkan,” ucap Bambang.

Pada kesempatan yang sama Wakil Walikota Metro M. Rafieq Adi Pradana, mengingatkan seluruh OPD dan PNS untuk menjaga kendaraan Dinas dengan baik.

“Kendaraan dinas bukan untuk kepentingan pribadi, tidak boleh ada pemasangan stiker kegiatan ataupun wisata, dan sebaiknya kendaraan dinas yang tidak digunakan tidak diparkir di rumah pribadi, tetapi di kantor atau rumah dinas,” jelas Rafieq.

“Mohon jaga baik nama Pemda Kota Metro karena kendaraan yang dipakai itu juga melambangkan nama baik Kota Metro,” pungkasnya. | (Rio).

Ombudsman Ingatkan Gubernur Lampung Untuk Prioritaskan Pelayanan Publik

LAMPUNG – Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Lampung mengingatkan Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung terpilih untuk menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas dalam pelaksanaan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) untuk pembangunan Provinsi Lampung dalam lima tahun mendatang. Hal ini sejalan dengan komitmen yang telah disampaikan oleh keduanya saat mencalonkan diri dalam kegiatan Mimbar Pelayanan Publik dan Penandatanganan Pakta Integritas yang diadakan oleh Ombudsman pada 11 November 2024 di Hotel Emersia, Bandar Lampung. Pernyataan ini disampaikan oleh Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Lampung, Nur Rakhman Yusuf, melalui rilis yang diterima pada Rabu (05/03).

Nur Rakhman mengungkapkan, berdasarkan data laporan masyarakat yang diterima sepanjang tahun 2024, masih terdapat keluhan terkait pelayanan publik yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Lampung. Keluhan tersebut antara lain mencakup kerusakan infrastruktur jalan provinsi dan pengawasan terhadap pelanggaran dalam penggunaan alat tangkap ikan di sektor perikanan dan kelautan. “Kami mengucapkan selamat bekerja kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung terpilih, dan berharap pelayanan publik menjadi prioritas utama selama lima tahun mendatang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nur Rakhman menekankan pentingnya perhatian terhadap sektor pendidikan, khususnya dalam hal penyerahan ijazah. Berdasarkan kajian yang dilakukan pada tahun 2024, ditemukan bahwa sebanyak 15.664 ijazah masih berada di sekolah. “Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung untuk mempercepat penyerahan ijazah di SMAN dan SMKN. Kami mengapresiasi upaya dinas yang telah mempercepat proses ini, dan berharap seluruh ijazah segera diserahkan karena dokumen ini sangat penting bagi para lulusan,” jelasnya.

Selain pendidikan, pengelolaan sampah juga menjadi isu penting yang perlu segera ditangani oleh Pemerintah Provinsi Lampung bersama pemerintah kabupaten/kota. Berdasarkan kajian Ombudsman tahun 2023, masih banyak yang perlu diperbaiki dalam tata kelola sampah di daerah ini. “Gubernur Lampung memiliki kewajiban untuk membina dan mengawasi pengelolaan sampah di tingkat regional, sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Lampung Nomor 9 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Sampah. Jika pengelolaan sampah dilakukan dengan baik, hal ini dapat mengurangi penyebab banjir di Provinsi Lampung,” tambahnya.

Nur Rakhman juga mengingatkan bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung telah menandatangani pakta integritas saat mencalonkan diri, yang merupakan bagian dari kegiatan Mimbar Pelayanan Publik yang diinisiasi oleh Ombudsman. “Masyarakat berhak melihat apakah pakta integritas tersebut benar-benar dijalankan. Beberapa janji yang tercantum dalam pakta tersebut antara lain: 1. Melayani setiap warga negara dan penduduk untuk memenuhi hak dasar dalam pelayanan publik sesuai dengan amanat UUD 1945, 2. Menyelenggarakan pelayanan publik yang sesuai dengan peraturan dan bebas dari maladministrasi, 3. Meningkatkan kualitas pelayanan publik sesuai prinsip pemerintahan yang baik, 4. Memberikan perlindungan bagi warga negara dalam pelayanan publik, 5. Mengelola pengaduan pelayanan publik yang berasal dari masyarakat melalui SP4N-LAPOR dan Ombudsman RI.”

Ombudsman Lampung juga mengimbau masyarakat untuk melaporkan keluhan terkait pelayanan publik melalui nomor pengaduan yang telah disediakan, yakni 08119803737. “Kami berharap masyarakat dapat aktif dalam menyampaikan pengaduan agar pelayanan publik di Provinsi Lampung semakin baik,” tutup Nur Rakhman.

Pemprov Lampung Ikuti Deklarasi Gerakan Ramadan Ramah Anak Secara Daring

LAMPUNG — Pemerintah Provinsi Lampung turut berpartisipasi dalam Deklarasi Bersama Gerakan Ramadan Ramah Anak yang diselenggarakan secara daring. Kegiatan ini digelar oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) bersama Kementerian/Lembaga terkait serta sejumlah Organisasi Perempuan Keagamaan, bertempat di Ruang Aula Heritage Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 5 Maret 2025.

Acara diawali dengan pembacaan Narasi Deklarasi Bersama Gerakan Ramadan Ramah Anak, yang dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Menteri Agama, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Menteri Komunikasi dan Digital, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta Kepala Kantor Staf Presiden.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kemen PPPA untuk meningkatkan kesadaran berbagai pihak tentang pentingnya pemenuhan hak anak dalam pengasuhan, yang sejalan dengan pendidikan karakter anak. Kemen PPPA melibatkan berbagai Kementerian/Lembaga serta Lembaga Masyarakat yang telah melaksanakan kebijakan dan program terkait pemenuhan hak anak, khususnya selama bulan Ramadan, seperti Pesantren Kilat, Pesantren Ramadan untuk Balita, dan kegiatan lainnya yang mengajarkan anak-anak tentang sejarah kemuliaan Ramadan, membaca surat-surat pendek, mendongeng, dan hafalan.

Untuk memaksimalkan dampak dari program-program tersebut, Kemen PPPA mengintegrasikan pemenuhan hak anak dengan pendekatan-pendekatan berikut:

  1. Melibatkan anak dalam setiap tahap kegiatan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi program selama bulan Ramadan.
  2. Mendorong orang tua dan pengasuh untuk melaksanakan ‘Gerakan 1 Jam Berkualitas Keluarga Tanpa Gawai’ selama bulan Ramadan di rumah.

Pada acara tersebut, Menteri PPPA Arifah Choiri Fauzi dan Menko PMK Pratikno juga berkesempatan menyapa anak-anak dari TK Aisyah 20 Rawamangun, TK Muslimat NU Pondok Cabe, dan TK Muslimat Sumedang yang mengikuti kegiatan secara daring melalui aplikasi Zoom.

Selain diikuti oleh Kementerian/Lembaga terkait dan berbagai Organisasi Perempuan Keagamaan, kegiatan ini juga melibatkan Dinas PPPA, Dinas Pendidikan, Kantor Wilayah Agama, Dinas Komunikasi dan Informasi Provinsi, serta BKKBN dari tingkat Provinsi hingga Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Tak ketinggalan, hadir pula Organisasi Perempuan Keagamaan dari berbagai agama, Forum Anak Nasional, Forum Anak Daerah dari seluruh Indonesia, dan Forum GenRe.

Kecamatan Ketapang Jadi Lokasi Pertama Safari Ramadan Pemkab Lampung Selatan, Dihadiri Egi-Syaiful

Lampung Selatan (Ketapang) — Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan kembali menggelar agenda tahunan Safari Ramadan di 17 kecamatan, yang dimulai di Kecamatan Ketapang. Acara tersebut berlangsung di Masjid Sabilal Muhtadin, Desa Berundung, Kecamatan Ketapang, pada Rabu (5/3/2025).

Kecamatan Ketapang dipilih sebagai lokasi pembuka untuk Safari Ramadan Pemkab Lampung Selatan tahun ini. Kegiatan ini juga menandai Safari Ramadan pertama bagi Bupati dan Wakil Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama dan M. Syaiful Anwar (Egi-Syaiful), setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara pada 20 Februari 2025 lalu.

Selain Egi-Syaiful, acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkompinda, Pejabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lampung Selatan, Intji Indriati, serta pejabat utama dari berbagai instansi pemerintahan setempat. Tak ketinggalan, para ketua organisasi Islam di Lampung Selatan juga turut hadir.

Dalam sambutannya, Bupati Egi menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, serta menjadi sarana untuk menyampaikan informasi mengenai pembangunan di berbagai sektor.

“Safari Ramadan ini juga menjadi momentum untuk kita semua dalam memperkuat kebersamaan dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai tantangan di Kabupaten Lampung Selatan,” ujar Egi.

Lebih lanjut, Egi mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan selama bulan Ramadan, serta berlomba-lomba dalam menunaikan amal kebaikan.

“Bersama, kita rapatkan barisan untuk kemajuan Lampung Selatan. Dengan semangat, kerja keras, dan doa, mari kita wujudkan Lampung Selatan menjadi kabupaten terbaik di Indonesia,” tambah Egi.

Sebagai bagian dari kegiatan tersebut, Pemkab Lampung Selatan juga memberikan dana hibah senilai Rp10 juta untuk pengembangan masjid setempat dan membagikan 40 paket sembako untuk anak yatim piatu di Kecamatan Ketapang.

Pembangunan Infrastruktur dan Layanan Masyarakat Jadi Prioritas 100 Hari Kerja Bupati Terpilih

LAMPUNG SELATAN – Bupati terpilih Radityo Egi Pratama menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur dan meningkatkan layanan masyarakat dalam 100 hari pertama masa kepemimpinannya.

Program prioritas ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan warga, dan memperbaiki kualitas pelayanan publik di Lampung Selatan. Hal ini disampaikan dalam konferensi pers setelah menghadiri rapat paripurna DPRD Lampung Selatan dengan pidato sambutan sebagai Bupati terpilih masa jabatan 2025-2030, yang digelar di ruang sidang utama kantor DPRD setempat, Rabu (5/3/2025).

Bupati Radityo Egi Pratama mengungkapkan bahwa perbaikan jalan, pembangunan fasilitas kesehatan, serta peningkatan akses pendidikan akan menjadi fokus utama pemerintahannya. “Kami ingin memastikan bahwa pembangunan berjalan merata dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Infrastruktur yang baik akan mendukung mobilitas warga, ekonomi daerah, serta akses ke layanan kesehatan dan pendidikan yang lebih baik,” ujarnya.

Beberapa program yang akan segera direalisasikan dalam 100 hari pertama kepemimpinannya antara lain:

  1. Perbaikan dan Pembangunan Jalan – Pemerintah akan memprioritaskan rehabilitasi jalan rusak dan pembangunan akses ke daerah terpencil untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah.
  2. Peningkatan Pelayanan KTP – Menyediakan layanan administrasi KTP di setiap kecamatan untuk memudahkan masyarakat dalam pengurusan dokumen kependudukan.
  3. Peningkatan Akses Pendidikan – Pembangunan dan renovasi sekolah, penyediaan beasiswa bagi siswa kurang mampu, serta peningkatan kualitas tenaga pendidik untuk menciptakan pendidikan yang lebih merata dan berkualitas.
  4. Reformasi Birokrasi dan Digitalisasi Layanan Publik – Percepatan digitalisasi layanan administrasi untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan pemerintahan secara efisien.

Program-program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, sekaligus menjadi langkah awal menuju pembangunan daerah yang lebih maju dan berkelanjutan, mendukung tercapainya visi Indonesia Emas 2040.

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal dan mendukung program ini agar dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh warga,” tambah Bupati Egi.

Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat, Bupati Terpilih Radityo Egi Pratama Gelar Safari Ramadhan

LAMPUNG SELATAN – Bupati terpilih Radityo Egi Pratama memulai Safari Ramadhan perdana di Masjid Sabilal Muhtadin, Desa Berundung, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, pada Rabu (5/3/2025).

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat dan menunjukkan kepedulian pemerintah daerah. Safari Ramadhan ini akan berlangsung di 17 kecamatan hingga akhir bulan Ramadhan.

Bupati Radityo Egi Pratama didampingi oleh Wakil Bupati M. Syaiful Anwar, jajaran pemerintah daerah, tokoh agama, serta para pemuka masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Bupati memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu, anak yatim, serta santunan untuk masjid sebagai bentuk dukungan terhadap kesejahteraan umat.

Dalam sambutannya, Bupati Radityo Egi Pratama menegaskan bahwa Safari Ramadhan bukan hanya sekadar ajang berbagi, tetapi juga kesempatan untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa pembangunan di daerah ini berjalan sesuai harapan masyarakat. Safari Ramadhan menjadi momen penting bagi kami untuk mendengar langsung aspirasi warga dan memberikan solusi terbaik untuk kemajuan daerah,” ungkapnya.

Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati disambut antusias oleh masyarakat. Salah satu warga, Anton, mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya bisa bertemu langsung dengan Bupati. “Kami sangat senang bisa bertemu dengan Bupati. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut agar masyarakat lebih dekat dengan pemimpinnya,” katanya.

Selain berbagi bantuan, Safari Ramadhan ini juga diisi dengan tausiyah dari ulama yang memberikan pesan-pesan keagamaan dan motivasi untuk masyarakat. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kebersamaan, memperkuat nilai-nilai keislaman, dan mempererat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Safari Ramadhan Bupati terpilih ini akan dilanjutkan ke berbagai kecamatan lainnya hingga menjelang Idul Fitri, sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam membangun kebersamaan dan kesejahteraan masyarakat.