Rupiah Anjlok, Modal Asing Kabur Rp 10,33 Triliun dalam Sepekan
JAKARTA – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah semakin besar seiring dengan keluarnya modal asing dari pasar…
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal Tiba di Lampung Usai Ikuti Retreat di Akmil Magelang
LAMSEL – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, mendapat sambutan hangat saat tiba di Bandara Raden Intan…
FKIP Unila Jalin Kerja Sama dengan Dinas Pendidikan Tulang Bawang
Tulang Bawang – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila) melakukan kunjungan kerja ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tulang Bawang dalam rangka menjalin kerja sama strategis terkait pelaksanaan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), pengembangan modul ajar dan budaya Lampung dan Kerjasama lainnya terkait dengan pendidikan.
Kunjungan ini dihadiri oleh Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., Wakil Dekan bidang kemahasiswaan dan alumni Hermi Yanzi, S.Pd., M.Pd. Ketua Unit PLT Drs. Maskun, M.H., Ketua Unit Kerjasama Devi Sutrisno P, S.Pd., M.Pd., Fitriadi, S.Pd., M.Pd ketua tim kerja dekan, Yinda Dwi Gustira S.Pd., M.Pd. sekretaris tim kerja dekan, Nabilla Kurnia Adzan, S.Pd., M.Pd bidang kerjasama tim kerja dekan FKIP Unila. Sementara itu, pihak Dinas Pendidikan Tulang Bawang diwakili oleh Sekretaris Dinas Dominan Kautsar,S.T.,M.T.., Firdaus, S.E.,M.M selaku Kepala Bidang (Kabid) SMP, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Tri Sumarto,S.H.,M.M. dan jajaran staff lainnya.
Salah satu poin utama dalam kunjungan ini adalah implementasi program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP). FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Tulang Bawang sepakat untuk memperkuat sinergi dalam menyediakan sekolah mitra bagi mahasiswa FKIP Unila yang akan menjalani PLP.
Dalam sambutannya, Dekan FKIP Unila, Dr. Albet Maydiantoro, M.Pd., menyampaikan pentingnya kerja sama ini dalam meningkatkan kualitas calon guru sebelum mereka terjun ke dunia pendidikan secara profesional.
“Kami berharap dengan adanya kerja sama ini, mahasiswa FKIP Unila dapat memperoleh pengalaman nyata dalam mengajar serta memahami kondisi pendidikan di berbagai daerah, khususnya di Tulang Bawang. Selain itu, kami juga berkomitmen untuk berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah-sekolah mitra,” ujar Dr. Albet.
Selain itu, Dekan FKIP Unila mengajak kepada Dinas Pendidikan Tulang bawang untuk mensupport mahasiswa fresh graduate dari tulang bawang untuk lanjut mengikuti program PPG yang ada di FKIP Unila.
Selain kerja sama dalam bidang PLP, FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Tulang Bawang juga bersepakat untuk berkolaborasi dalam pengembangan modul ajar Bahasa Lampung serta pelestarian budaya Lampung di lingkungan pendidikan.
Inisiatif ini bertujuan untuk memperkaya bahan ajar Bahasa Lampung yang lebih sistematis dan mudah diimplementasikan di sekolah. Selain itu, kerja sama ini juga mencakup penguatan pendidikan budaya Lampung, seperti pengajaran aksara Lampung, seni tradisional, dan nilai-nilai kearifan lokal dalam kurikulum sekolah.
Sementara itu, Dominan Kautsar,S.T.,M.T. selaku perwakilan dinas Pendidikan menyambut baik kerja sama ini dan berharap FKIP Unila dapat terus mendukung peningkatan kompetensi guru di daerahnya.
Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas antara FKIP Unila dan Dinas Pendidikan Tulang Bawang, demi meningkatkan mutu pendidikan serta pelestarian budaya daerah di Provinsi Lampung.
Gerak Cepat PLN Lakukan Perbaikan Jaringan Listrik terdampak Longsor, Pasca Cuaca Ekstrim di Pesawaran Lampung
Pesawaran – Intensitas Hujan yang tinggi yang mengguyur sejumlah kabupaten di Provinsi Lampung pada kamis sore…
Tinjau Lokasi Terdampak Bencana Pasca Hujan Deras, Bupati Gencarkan Upaya Penanganan Pasca Banjir dan Normalisasi Sungai
Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona, bersama jajaran pemerintah daerah dan dinas terkait meninjau langsung lokasi terdampak bencana banjir dan tanah longsor di beberapa desa di Kecamatan Teluk Pandan pada Jumat (28/2/2025).
Desa Sukajaya Lempasing menjadi tujuan awal peninjauan Bupati untuk melihat kondisi tanah longsor yang menutup akses jalan dekat Simpang Pantai Mutun. Peninjauan berlanjut ke beberapa titik longsor di Desa Muncak serta aliran sungai yang mengalami pendangkalan sehingga menjadi penyebab banjir.
Kegiatan peninjauan tersebut dilakukan pasca hujan dengan intensitas tinggi kembali mengguyur sebagian besar wilayah di Provinsi Lampung pada Kamis, (27/2) kemarin. Akibatnya sejumlah kerusakan infrastruktur, pemukiman, serta akses warga terhambat di beberapa kecamatan, yaitu Gedong Tataan, Teluk Pandan, dan Negeri Katon.
Bupati Dendi Ramadhona menjelaskan bahwa curah hujan tinggi dan aliran air dari gunung yang terlalu deras telah menyebabkan daya dukung tanah menurun, mengakibatkan longsor dan banjir di berbagai lokasi, termasuk Hanura, Sukajaya Lempasing, Mutun, dan Gedong Tataan.
Selain itu, pola hidup masyarakat yang masih membuang sampah sembarangan di aliran sungai juga dapat menjadi penyebab terjadinya sedimentasi dan penyumbatan aliran air.
Untuk itu, Bupati juga menyoroti pentingnya normalisasi sungai untuk mengatasi pendangkalan yang dapat memperparah banjir. Selain itu, ia mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan agar tidak terjadi penyumbatan aliran air.
Sebagai langkah awal penanganan pasca banjir, sejumlah alat berat pun diturunkan untuk membersihkan sisa longsoran tanah dan pohon tumbang, serta mengeruk sungai yang mengalami pendangkalan.
“Pemerintah daerah bersama TNI, Polri, kecamatan, desa, dan Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran berupaya mempercepat penanganan pasca-banjir. Bantuan dari Pemerintah Provinsi Lampung di bawah arahan Gubernur Rahmat Mirzani Djausal turut mendukung upaya ini dengan menurunkan alat berat untuk mempercepat proses normalisasi dan pembersihan wilayah terdampak,” ujar Bupati Dendi.
Berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Pesawaran, tinggi genangan air bervariasi antara 30 hingga 100 cm. Adapun beberapa wilayah lain yang terdampak meliputi Kecamatan Gedong Tataan, di mana Desa Bagelen mengalami banjir yang menggenangi Jalan Ahmad Yani sehingga sempat menyebabkan kemacetan panjang. Selain itu, sebanyak 400 rumah terdampak dan beberapa kolam ikan jebol.
Selain itu, banjir juga menimpa 3 Dusun di Desa Kutoarjo, yakni Dusun 1, Dusun 2, dan Dusun 3 . Di Desa Karang Anyar, dua unit sekolah, satu balai desa, dan 345 rumah terdampak. Sementara itu, di Desa Gedong Tataan tercatat 26 rumah terdampak, dan di Desa Sukaraja, sebanyak 21 rumah, tujuh kolam ikan, serta 2,5 hektare sawah terkena dampak banjir. Desa Bogorejo juga mengalami abrasi di area pemakaman umum akibat luapan dari Sungai Way Sebatin serta satu kolam ikan yang rusak.
Atas kejadian itu, Pemerintah Kabupaten Pesawaran melalui Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira, Asisten Pemerintahan dan Kesra, serta dinas terkait, turut melakukan peninjauan di lokasi bencana.
Pemerintah Kabupaten Pesawaran juga turut menyerahkan bantuan bahan pokok berupa beras, paket sembako, minyak, mie, air mineral, serta beras untuk masyarakat terdampak. Ketua TP PKK Kabupaten Pesawaran Nanda Indira, turut menyampaikan bela sungkawa atas musibah ini. Masyarakat Kabupaten Pesawaran juga diimbau untuk tetap waspada mengingat kondisi cuaca ekstrem yang masih mungkin bisa terjadi, terutama di daerah-daerah rawan bencana.
Jika terjadi bencana yang membutuhkan penanganan mendesak masyarakat juga diminta untuk segera melapor melalui call center BPBD Kabupaten Pesawaran di Telepon/WhatsApp: +62 811-716-552.
“Segera laporkan kepada Dinas terkait jika memang terjadi bencana yang membutuhkan penanganan mendesak. Mudah-mudahan kita selalu diberikan kesehatan, dan dijauhkan dari segala musibah,” ujarnya.
Rumah Sunat kreatif, Dilengkapi Playground
BANDAR LAMPUNG – Rumah Sunat Khitan Lampung yang beralamat di Jalan Pulau Singkep, Sukarame, Kota Bandar Lampung. Bernuansa islami, yang lebih nyaman lagi Rumah Sunat tersebut dilengkapi playground khusus anak-anak yang tujuannya bisa bermain saat sebelum di Sunat.
Rumah Sunat tersebut mulai beroperasional sejak tahun 2018 lalu sampai sekarang.
Saat dikonfirmasi pemilik Rumah Sunat tersebut, Dr Sunny Wadhwa, MM., dan Dr Anisa Putri mengatakan, keunggulan ditempat tersebut sunat nya tanpa jahit, tanpa jarum dan tanpa darah, cukup canggih simple dan terjamin,” ujar Dr. Sunny, Jumat (28/02/2025).
Dikatakannya, metode di Rumah Sunat yang dikelolanya disini Sunat terbaik adalah Pensealer Lem menutupi luka Sunat dengan Lem medis tersebut, jadi lebih praktis dan efisien,” terangnya.
Sehingga hasilnya rapih dan estetik tanpa menimbulkan rasa trauma dan sakit seperti yang dipikirkan anak-anak tempo dulu yang telah mendengar kata ‘Sunat’ identik rasa sakit.
Dan biaya nya pun sangat terjangkau.
Ditambakan Dr. Sunny jika setiap hari Jumat, Gratis bagi Kaum Dhuafa, Anak Yatim atau Piatu maupun anak dari keluarga tidak mampu yang ada di seluruh Provinsi Lampung.
Dipenghujung Dr. Sunny memberikan informasi InsyaAllah tahun ini ada rencana memberangkatkan Umroh khusus satu anak pemenang dari undian yang di gelat Rumah Sunat Khitan tersebut dan untuk info lebih lanjut dapat menghubungi di call center 089627000075,” pungkasnya. (Susan)
Lelang Sekda, Kepala BPKAD Marindo Kurniawan Lulus dan Masuk Tahap Wawancara
LAMPUNG — Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Marindo Kurniawan, berhasil lolos ke tahap presentasi…
Quick Respons Tim SAR Satbrimob Polda Lampung, Evakuasi dan Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir
Bandar Lampung – Tim SAR Satbrimob Polda Lampung merespon cepat dalam membantu masyarakat terdampak banjir sejumlah titik di Kota Bandar Lampung, Kamis (27/2/2025).
Kegiatan respon cepat ini di antaranya dilaksanakan di rumah-rumah warga terdampak banjir di Kelurahan Keteduhan, Kecamatan Teluk Betung Timur.
Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, para personel tergabung dalam SAR Satbrimob Polda Lampung ini melaksanakan evakuasi dan membantu masyarakat pasca mengalami banjir.
Menurutnya, kegiatan quick respons yang telah berjalan dengan aman dan lancar ini memang ditujukan, guna membantu sekaligus meringankan beban bagi para korban banjir
“Tim SAR Satbrimob Polda Lampung membantu masyarakat membersihkan rumah warga yang terdampak banjir di beberapa lokasi di wilayah Bandar Lampung,” ujar Yuni.
Berkaca dari peristiwa ini, Yuni turut mengimbau masyarakat di Provinsi Lampung agar berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan menyikapi cuaca ekstrem terjadi beberapa hari terakhir.
Maka dari itu, masyarakat terdampak wilayah banjir diminta berhati-hati dalam beraktivitas dan dapat mematuhi instruksi instansi maupun stakeholder terkait kebencanaan.
“Tetaplah waspada, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan, terutama saat melewati genangan banjir yang cukup tinggi,” tandas eks Kapolres Metro tersebut. (Susan)
Prajurit Yonif 9 Marinir Bantu Warga yang Terdampak Banjir di Bandar Lampung
BANDAR LAMPUNG — TNI AL. Kormar. Brigif 4 Marinir. Yonif 9 Marinir. Sebagai bentuk kepedulian terhadap…
Pemprov Lampung Gelar Tradisi Blangikhan, Sambut Ramadan dengan Kearifan Lokal
Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung bersama Lampung Sai dan Majelis Penyimbang Adat Lampung (MPAL) menggelar tradisi ‘Lampung…