Pahala Nainggolan Klarifikasi Terkait Polemik Kebijakan Larangan Pengecer Jual LPG 3 Kg
JAKARTA – Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK, Pahala Nainggolan, memberikan penjelasan terkait polemik yang muncul akibat…
Kakanwil Ditjenpas Lampung Kujungi Lapas Metro, Pastikan Pelayanan Berjalan Baik
LAMPUNG7COM – Metro | Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Metro menerima kunjungan kerja dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Lampung Jalu Yuswa Panjang, Sabtu, (08/02/2025).
Kedatangan Kepala Kantor Wilayah tersebut disambut hangat oleh Kepala Lapas Gumilar Budirahayu, jajaran Pejabat Struktural dan Pegawai Lapas Metro.
Dalam kesempatan tersebut, Jalu Yuswa Panjang meninjau beberapa program pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kemandirian Warga Binaan yang telah berjalan serta memastikan layanan bagi Warga Binaan berjalan dengan baik.
Kunjungan diawali dengan pengecekan lokasi pembudidayaan lele yang menjadi salah satu program unggulan di Lapas Metro. Selain itu, ia juga meninjau area pertanian sayur serta budidaya jahe yang terletak di beranggang Lapas.
Program ini tidak hanya bertujuan untuk memberikan keterampilan kepada Warga Binaan, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan di dalam Lapas, sebagaimana tertuang dalam 13 Program Akselarasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Jalu Yuswa Panjang juga mengapresiasi upaya Lapas Metro dalam mengembangkan program-program produktif bagi Warga Binaan, dimana Program pembinaan baginya sangat bermanfaat dalam membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang dapat digunakan setelah bebas dari hukuman pidana.
Setelah meninjau program pembinaan, Kepala Kantor Wilayah melanjutkan kunjungannya ke Dapur Umum Lapas.
Ia memastikan bahwa makanan yang disediakan bagi Warga Binaan memenuhi standar kelayakan dan higienis. Bahkan, ia mencicipi langsung hidangan yang akan didistribusikan kepada Warga Binaan untuk memastikan rasa dan kualitasnya.
Selain itu, ia juga meninjau ruang klinik dan rawat inap yang disediakan bagi Warga Binaan yang membutuhkan layanan kesehatan.
Ia menekankan pentingnya fasilitas kesehatan yang layak dan pelayanan yang cepat bagi Warga Binaan, agar hak-hak mereka tetap terpenuhi selama menjalani masa pidana.
Kunjungan dilanjutkan dengan menyapa langsung Warga Binaan di blok hunian dan berbincang dengan beberapa Warga Binaan untuk memastikan bahwa mereka menerima pelayanan yang baik serta mendapatkan hak-hak yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
Sebelum mengakhiri kunjungan, Jalu Yuswa Panjang menyempatkan diri untuk melihat hasil karya Warga Binaan, seperti produksi Kain Tapis, Kopi PAS Coffee, dan Jahe Instan MAS.
Produk-produk ini merupakan hasil pembinaan keterampilan yang bertujuan untuk memberikan bekal ekonomi bagi Warga Binaan setelah bebas.
Dikatakan Kepala Lapas Metro, Gumilar Budirahayu menyampaikan apresiasinya atas kunjungan dan perhatian dari Kepala Kantor Wilayah.
“Kami berterima kasih atas kunjungan ini, yang menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan pembinaan bagi Warga Binaan. Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan program-program yang bermanfaat bagi mereka,” ungkap Gumilar.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen Lapas Metro dalam memberikan pembinaan yang terbaik bagi Warga Binaan, sekaligus mendukung program Pemasyarakatan yang lebih humanis dan produktif di masa depan.| (Rio).
Anak 8 Tahun Tenggelam dan Hilang di Sungai Musi saat Berwisata di Palembang
PALEMBANG – Seorang anak laki-laki berusia sekitar 8 tahun dilaporkan tenggelam di Sungai Musi, Kota Palembang, pada Minggu (09/02/2025) sekitar pukul 02:00 WIB. Korban, yang diketahui berasal dari kawasan Tiga Ulu, hilang setelah mencoba mengambil uang yang jatuh ke dalam sungai.
Kronologi peristiwa bermula saat korban bersama dua saudara kandungnya sedang bermain di tepi sungai. Saat mereka sedang bermain, uang yang ada di dalam kantung salah satu anak jatuh ke dalam air. Korban yang berusaha mengambil uang tersebut melompat ke sungai, namun setelah itu ia tidak terlihat lagi dan tenggelam.
Dalam kepanikan, kedua adik korban mencari-cari dan bertanya kepada warga sekitar. Salah seorang dari adik korban sempat berteriak, “Mana kakak?” namun hingga saat ini, jasad korban masih belum ditemukan.
Pencarian terus dilakukan oleh warga setempat, namun kondisi air yang cukup deras dan dalam menyulitkan usaha pencarian. Hingga berita ini diterbitkan, korban masih dalam proses pencarian oleh tim SAR dan warga setempat.
Kejadian ini membuat seluruh warga sekitar cemas, dan berharap jasad korban segera ditemukan. Keluarga korban sangat berharap adanya pertolongan untuk menemukan anak mereka yang tenggelam di Sungai Musi. (Susan)
Thomas Amirico, S.STP. MH., Secara Resmi Serahkan Tugas dan Tanggung Jawab Kepada Sekretaris DPRD yang Baru
LAMPUNG SELATAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lampung Selatan, menggelar acara Serah Terima Jabatan (Sertijab)…
Anggota Komisi II Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung, Hi. Arnol Alam, S.H., Adakan Sosialisasi Pembinaan IPWK
LAMPUNG UTARA – Anggota Komisi II Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Lampung, Hi. Arnol Alam, S.H., mengadakan kegiatan Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (IPWK) pada Senin, 10 Februari 2025, di Balai Desa Bumiratu, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara.
Pada kesempatan tersebut, Hi. Arnol Alam yang juga menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Lampung Utara, menyampaikan bahwa Ideologi Pancasila merupakan dasar negara sekaligus pandangan hidup bangsa Indonesia.
“Penerapan nilai-nilai Pancasila akan mempererat persatuan bangsa serta menjaga keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Hi. Arnol Alam, yang terpilih sebagai anggota DPRD Provinsi Lampung periode 2024-2029 mewakili Daerah Pemilihan Lampung II.
Sofia Menie, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber II, menjelaskan bahwa Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan mencakup komitmen masyarakat untuk mengimplementasikan Pancasila dalam rangka menjaga keutuhan dan kesatuan bangsa.
“Dengan mengamalkan Pancasila serta meningkatkan wawasan kebangsaan, kita akan semakin mencintai dan bangga terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkap Sofia Menie di hadapan warga Desa Bumiratu.
Narasumber I, Imam Sampurna, S.Stp., M.M., juga menekankan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dan memperkuat wawasan kebangsaan guna menjaga kedaulatan Indonesia di kancah dunia internasional.
Kepala Desa Bumiratu, Hiswan, mengungkapkan apresiasi atas kegiatan sosialisasi IPWK yang digelar oleh Hi. Arnol Alam.
“Kegiatan ini tentunya akan memperdalam pemahaman warga kami tentang pentingnya menjaga kerukunan dalam masyarakat yang berlandaskan pada nilai-nilai Pancasila,” ucap Hiswan.
Selain itu, Hiswan juga menyampaikan beberapa aspirasi yang diharapkan dapat mendapat perhatian dari Pemerintah Daerah Provinsi Lampung, di antaranya terkait peningkatan infrastruktur, pengembangan teknologi pertanian, serta isu-isu publik lainnya. (Rizky)
Diskusi Fraksi PKS DPRD Ungkap Tantangan Pemimpin Baru di Lampung
LAMPUNG – Fraksi PKS DPRD Lampung menggelar diskusi bertajuk “Menyambut Kepemimpinan Baru Lampung 2025-2030” pada Senin (10/2/2025).
Dalam forum ini, Prof. Marselina, Guru Besar Ilmu Ekonomi Pembangunan Universitas Lampung (Unila) menyoroti sejumlah tantangan utama yang harus dihadapi pemimpin Lampung ke depan, mulai dari ketimpangan ekonomi, pengangguran, hingga inflasi yang berpotensi menghambat kesejahteraan masyarakat.
Dalam pemaparannya, Prof. Marselina menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Lampung masih menghadapi sejumlah hambatan. Meskipun sebelum pandemi sempat mencapai 5,6%, kini pertumbuhan masih tertahan di bawah angka tersebut. Ketimpangan ekonomi juga semakin melebar antara kabupaten dengan PDRB tinggi, seperti Lampung Tengah dan Bandar Lampung, dengan daerah lainnya.
Selain itu, inflasi yang meningkat akibat kenaikan harga bahan pokok, seperti bawang merah dan telur, menjadi beban bagi masyarakat kelas menengah ke bawah. Kondisi ini diperburuk dengan angka pengangguran terbuka yang masih tinggi, yang jika dibiarkan berisiko meningkatkan kriminalitas di daerah perkotaan.
“Jika tingkat pengangguran terbuka terus berada di angka 4% atau lebih, kita bisa menghadapi krisis sosial-ekonomi yang lebih dalam. Pendidikan tinggi tanpa diiringi penciptaan lapangan kerja hanya akan memperburuk angka pengangguran dan kriminalitas,” kata Prof. Marselina.
Selain menyoroti tantangan, Prof. Marselina juga menekankan perlunya strategi pembangunan yang lebih terencana. Ia mengingatkan agar kebijakan investasi tidak hanya berfokus pada angka pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada dampaknya bagi kesejahteraan masyarakat.
“Banyak investasi yang dilakukan tanpa rencana strategis yang jelas. Kita perlu memastikan bahwa investasi yang masuk benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan rakyat, bukan sekadar proyek infrastruktur tanpa hasil konkret bagi ekonomi lokal,” tegasnya.
Sebagai solusi, Prof. Marselina merekomendasikan tiga langkah strategis yakni
- Pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga untuk meningkatkan kemandirian masyarakat
- Optimalisasi sektor pariwisata melalui pendekatan Experience Economics, yang menitikberatkan pada pengalaman unik bagi wisatawan agar Lampung semakin kompetitif sebagai destinasi wisata
- Efektivitas belanja modal dan penguatan sektor strategis, seperti transportasi dan pergudangan, yang terbukti berkontribusi besar terhadap PDRB Lampung.
Diskusi ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi pemimpin Lampung periode 2025-2030 dalam merancang kebijakan yang lebih berorientasi pada pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Selain jajaran Fraksi PKS DPRD Lampung, hadir pula sebagai peserta yakni Ketua Bidang DPW diantaranya Ketua Bidang Polhukam dan Ketua Bidang Ekuintek LH serta Ketua-Ketua Fraksi PKS Kabupaten/Kota se Lampung.
Selain itu Ketua DPW PKS Lampung didapuk sebagai Keynote Speaker pada acara yang dihelat di Kantor DPRD Provinsi Lampung tersebut.
Program Cek Kesehatan Gratis, Ini Kata Anggota DPRD Lampung
Lampung – Presiden Prabowo Subianto meluncurkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) atau Medical Check-up gratis sebagai hadiah ulang tahun masyarakat dari pemerintah. Program ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 10 Februari 2025, termasuk di Lampung.
Menanggapi ini, Wakil Ketua I DPRD Lampung Kostiana, mendukung langkah pemerintah yang bertujuan mendeteksi kondisi kesehatan masyarakat melalui program cek kesehatan gratis.
“Cek kesehatan gratis di saat ulang tahun itu merupakan program yang sangat baik. Terlebih untuk masyarakat kita dikelas menengah ke bawah, pasti akan merasakan manfaatnya,” jelas Kostiana saat diwawancarai, Kamis (13/02).
Menurut Kostiana, kegiatan medical check-up membutuhkan biaya terlebih dalam BPJS tidak ada pelayanan cek kesehatan. Oleh karena itu program ini berdampak langsung kepada masyarakat.
Anggota Fraksi PDI Perjuangan Lampung itu berharap, melalui program ini masyarakat bisa mendeteksi sejak dini kondisi kesehatan dan jenis-jenis penyakit yang mungkin dialami oleh masyarakat.
“Mudah-mudahan kedepan masyarakat sudah bisa mendeteksi penyakitnya sejak dini, sehingga menunjang kesehatan masyarakat,” kata dia.
Ia menilai, program ini sudah menjangkau semua lapisan masyarakat dan disambut dengan antusias.
“Pasti Puskesmas dan Dinkes melakukan sosialisasi. Terlebih sosmed hari ini membuat masyarakat lebih mudah mengetahui informasi nya,” pungkasnya.
Potong Tumpeng, PWI Kota Metro Peringati HUT ke-79 Teguhkan Komitmen Jurnalisme Berkualitas
LAMPUNG7COM – Metro | Dengan ditandai prosesi pemotongan tumpeng, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Metro memperingati hari jadinya yang ke-79, di Sekretariat PWI Kota Metro, Senin, (10/2/2025).
Perayaan ini menjadi momentum bagi organisasi wartawan tertua di Indonesia untuk meneguhkan kembali komitmennya dalam menjaga independensi dan profesionalisme pers, terutama di tengah tantangan industri media yang semakin dinamis.
Dikatakan Rino Panduwinata, Ketua PWI Kota Metro, dalam sambutannya menekankan bahwa pentingnya peran wartawan dalam menjaga pilar demokrasi.
Menurutnya, ulang tahun kali ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga refleksi atas perjalanan panjang dunia jurnalistik di Indonesia.
“Pers adalah pilar demokrasi yang harus terus dijaga. Mari kita jadikan ulang tahun ini sebagai momentum untuk memperkuat integritas dan kualitas jurnalistik di Indonesia, khususnya di Bumi Sai Wawai,” ujar Rino.
Peringatan ulang tahun PWI juga bertepatan dengan peringatan Hari Pers Nasional (HPN). Momen ini menjadi pengingat bahwa insan pers dihadapkan pada tantangan besar, terutama dalam menghadapi arus informasi yang semakin cepat di era digital.
“Di era digital ini, tantangan semakin besar, tetapi ini juga menjadi peluang bagi insan pers untuk semakin kreatif dan inovatif dalam menyampaikan informasi yang mendidik dan mencerahkan,” ucap Rino.
Ia menegaskan bahwa wartawan di Kota Metro harus mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi tanpa mengorbankan prinsip dasar jurnalistik, yakni akurasi, keberimbangan, dan tanggung jawab dalam menyajikan informasi kepada publik.
Sebagai bentuk rasa syukur, perayaan ulang tahun PWI Kota Metro diisi dengan doa bersama yang dihadiri oleh seluruh anggota organisasi.
Acara kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng, yang menjadi simbol kebersamaan dan harapan agar PWI semakin solid dalam menjalankan tugasnya sebagai pilar keempat demokrasi.
Dengan bertambahnya usia, PWI Kota Metro diharapkan semakin kokoh dalam mengawal kebebasan pers serta terus berkontribusi bagi kemajuan dunia jurnalistik di Indonesia. | (Red).
Peluncuran Buku “Terjebak di Puncak”, Kisah Inspiratif di Balik Kepemimpinan Pj. Gubernur Lampung
Bandar Lampung – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Lampung meluncurkan buku berjudul “Terjebak di Puncak: Catatan 244…
Samsul: Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Perkuat Rasa Nasionalisme
LAMPUNG SELATAN – Dalam upaya memperkuat rasa nasionalisme dan membangun kesadaran berbangsa. Anggota Komisi I DPRD…