Unila dan DJKI Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ekosistem Kekayaan Intelektual

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) bersama Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM RI…

Kapolda Banten Irjen Pol. Suyudi Ario Seto Banjir Dukungan Ulama dan Tokoh Masyarakat atas Aksi Tegas Berantas Premanisme

Serang – Kapolda Banten Irjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., mendapatkan apresiasi luas dari berbagai kalangan atas komitmennya dalam memberantas premanisme dan praktik percaloan di wilayah hukum Polda Banten.

Dukungan terhadap langkah tegas Kapolda tak hanya datang dari masyarakat umum, tetapi juga mengalir deras dari para ulama, syech, dan tokoh agama terkemuka di Banten. Salah satu tokoh yang secara terbuka menyampaikan dukungannya adalah Abuya Asep Nafis dari Cisantri, Pandeglang. Senin (19/5).

Abuya Asep Nafis menyatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Kapolda Banten adalah langkah nyata dalam menciptakan keamanan dan ketertiban yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat.

“Kami dari kalangan ulama, khususnya saya pribadi sangat mendukung Kapolda Banten dan seluruh jajaran Polda dalam memberantas premanisme, percaloan, dan segala bentuk kejahatan yang meresahkan. Ini adalah jihad sosial demi kemaslahatan umat,” ujar Abuya Asep Nafis dalam keterangannya.

Menurut Abuya Asep, tindakan tegas Polda Banten sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang sebelumnya rawan pungli, calo, dan aksi intimidasi oleh kelompok-kelompok yang mengatasnamakan ormas atau kelompok preman.

“Langkah-langkah kepolisian hari ini sudah sangat baik. Kita doakan Kapolda dan jajarannya diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam menjalankan tugas,” tambahnya.

Selain Abuya Asep Nafis, dukungan juga datang dari berbagai pondok pesantren, organisasi masyarakat, dan komunitas keagamaan di Banten. Para tokoh tersebut menyebut bahwa tindakan tegas terhadap premanisme merupakan bagian dari upaya menjaga marwah hukum dan keadilan di tengah masyarakat.

Irjen Pol. Suyudi Ario Seto, sejak menjabat sebagai Kapolda Banten, memang dikenal aktif melakukan penindakan terhadap aksi-aksi premanisme yang selama ini menjadi momok bagi pelaku usaha, sopir angkutan, hingga masyarakat kecil. Berbagai operasi rutin digelar untuk menertibkan kawasan rawan, termasuk terminal, pasar, kawasan industri, dan pelabuhan.

Menanggapi dukungan dari berbagai elemen masyarakat, Kapolda Banten menyampaikan terima kasih dan menegaskan bahwa Polda Banten akan terus konsisten memberantas praktik-praktik yang mengganggu ketertiban umum.

“Kami sangat mengapresiasi doa dan dukungan dari para ulama, tokoh agama, dan seluruh lapisan masyarakat. Ini menjadi semangat bagi kami untuk terus bekerja maksimal demi keamanan dan kenyamanan masyarakat Banten,” ujar Irjen Suyudi.

Ia menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan tindak premanisme atau percaloan, tanpa pandang bulu.

“Kami ingin masyarakat merasa aman, tanpa tekanan, tanpa rasa takut. Ini bagian dari tanggung jawab moral kami sebagai pelindung dan pengayom masyarakat,” pungkasnya. (Je)

Harga Emas Antam Melonjak Naik Rp 23.000, Tembus Rp 1,89 Juta per Gram

JAKARTA – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan…

Kapolri Soal Munculnya Konten Inses ‘Fantasi Sedarah’: Kami Akan Tindak Tegas

Jakarta – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons tersebarnya konten menyimpang bernama ‘Fantasi Sedarah’ di grup…

Rumah Kepala Kampung di Lampung Tengah Dibakar Massa Usai Insiden Penikaman Maut

Lampung Tengah – Kerusuhan terjadi di Kampung Gunung Agung, Kecamatan Terusan Nunyai, Kabupaten Lampung Tengah, menyusul…

Kakek Penjual Mainan Anak di Bandar Lampung Ditangkap, Usai Cabuli 7 Anak SD

Bandar Lampung – Polsek Telukbetung Timur meringkus seorang pria paruh baya berinisial ESM (62), warga Teluk Betung Timur, Kota Bandar Lampung, atas dugaan perbuatan asusila terhadap tujuh pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Pelaku yang kesehariannya berprofesi sebagai penjual mainan itu melakukan aksi bejatnya di gudang toko miliknya yang berada dekat sekolah dasar.

Kapolresta Bandar Lampung Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay mengungkapkan, bahwa pelaku memanfaatkan profesinya sebagai penjual mainan untuk bisa mendekati para korbannya.

“Kejadian ini berlangsung di warung mainan milik pelaku. Pelaku memanfaatkan profesinya sebagai penjual mainan untuk mendekati anak-anak,” ujar Alfret dalam konferensi pers, Jumat (17/5/2025).

Dari total tujuh korban, empat orang telah melapor secara resmi ke polisi, sementara tiga lainnya masih belum membuat laporan.

Kombes Pol Alfret menambahkan pelaku biasa membujuk anak-anak saat jam istirahat atau pulang sekolah untuk masuk ke gudang toko. Di tempat tertutup tersebut, kemudian pelaku meraba bagian tubuh para korban dan memberi iming-iming mainan atau uang logam.

Dari hasil visum, Polisi menemukan adanya luka pada kemaluan salah satu korban. Seluruh korban merupakan anak perempuan berusia sekitar 8 hingga 11 tahun.

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung, AKP Dhedi Ardi Putra menambahkan bahwa kasus ini terungkap setelah salah satu anak bercerita kepada orang tuanya. Laporan pun dibuat ke kepolisian dan penyelidikan mengarah pada ESM sebagai pelaku.

“Pelaku berdalih bahwa perbuatannya adalah bentuk kasih sayang terhadap anak-anak. Namun ia juga diketahui memiliki pasangan dan telah melakukan aksinya secara berulang,” ujar AKP Dhedi.

Saat ini, para korban telah mendapat penanganan medis dan pendampingan psikologis. Polisi juga bekerja sama dengan lembaga pemerhati anak untuk memastikan proses pemulihan berjalan maksimal.

Atas perbuatannya, Pelaku dijerat dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal lima belas tahun penjara.

Marindo Ikut Fun Game Softball Bersama Gubernur Lampung

LAMPUNG – Komunitas olahraga Two Pillar Softball Lampung menggelar acara Fun Game Softball di Lapangan Way Halim, Bandar Lampung, pada Minggu, 18 Mei 2025. Acara ini semakin istimewa dengan kehadiran Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, atau yang akrab disapa Yai Mirza, sebagai tamu kehormatan sekaligus peserta dalam pertandingan persahabatan tersebut.

Selain Gubernur Mirza, acara ini juga dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari atlet, pelatih, pecinta olahraga softball, hingga pejabat daerah, termasuk Marindo Kurniawan, Kepala BPKAD Provinsi Lampung. Kehadiran Marindo menambah semangat dan kebersamaan dalam kegiatan ini, yang bertujuan untuk mempererat hubungan antar komunitas serta mempromosikan olahraga softball di Provinsi Lampung.

“Saya sangat senang dan mengapresiasi acara fun game ini. Dan kehadiran Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, juga terlihat memberikan semangat baru bagi para pemain untuk terus mengembangkan olahraga softball di Lampung,” ujar Marindo Kurniawan.

Marindo, yang juga mengenakan seragam softball lengkap, tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan. Keikutsertaannya dalam acara ini semakin memperkuat komitmen untuk mendukung perkembangan olahraga di daerah, khususnya softball, sebagai salah satu cabang yang potensial untuk mendukung prestasi olahraga di Lampung.

Acara ini diharapkan dapat menjadi ajang pembinaan dan motivasi bagi komunitas olahraga di Lampung, serta mempererat tali persaudaraan antara pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan masyarakat luas.

Two Pillar Softball Lampung Adakan Fun Game Softball Bersama Gubernur Lampung

LAMPUNG – Komunitas olahraga Two Pillar Softball Lampung menggelar acara Fun Game Softball yang diadakan di Lapangan Way Halim, Bandar Lampung, pada Minggu, 18 Mei 2025. Acara ini terasa istimewa dengan kehadiran Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, yang lebih akrab disapa Yai Mirza, sebagai tamu kehormatan sekaligus peserta dalam pertandingan persahabatan tersebut.

Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Softball Way Halim ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari atlet, pelatih, pecinta olahraga softball, hingga pejabat daerah. Tujuan utama acara ini adalah untuk mempererat hubungan antar komunitas dan sekaligus mempromosikan olahraga softball di Provinsi Lampung.

“Saya sangat senang dan mengapresiasi kehadiran Bapak Gubernur dalam acara fun game ini. Kehadiran beliau memberikan semangat baru bagi kami untuk terus mengembangkan olahraga softball di Lampung,” ujar Wahyudi (Yudi Ceper), salah satu anggota komunitas Two Pillar Softball Lampung.

Gubernur Mirza, yang mengenakan seragam softball lengkap, tampak antusias mengikuti jalannya pertandingan. Dalam sambutannya, ia menyatakan dukungannya terhadap kegiatan olahraga yang dapat menjadi sarana untuk membina generasi muda dan mempererat hubungan sosial masyarakat.

“Saya berharap kegiatan olahraga seperti ini bisa menjadi agenda rutin, karena selain mendukung kesehatan, olahraga juga berperan penting dalam memperkuat rasa persatuan,” kata Gubernur Mirza.

Acara Fun Game Softball bersama Gubernur Lampung ini ditutup dengan sesi foto bersama serta komitmen untuk mendukung pengembangan olahraga softball di Lampung.

Kombaca Unila Gelar Bukfie Challenge, Rayakan Hari Buku Nasional dan HUT Perpusnas RI

LAMPUNG – Dalam rangka memperingati Hari Buku Nasional (Harbuknas) dan Hari Ulang Tahun Perpustakaan Nasional Republik…

Gotong Royong Jadi Topik Utama Sosialisasi IPWK, Edi Waluyo: Wujudkan Semangat Kebangsaan di Era Moderen

LAMPUNG SELATAN – Semangat gotong royong kembali digaungkan dalam kegiatan sosialisasi Idiologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan…