Pemerintah Provinsi Lampung Kolaborasi dengan BPKP Bahas Tindak Lanjut Pengawasan Sektor Pendidikan

Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung bekerja sama dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Lampung…

Warga Binaan Meninggal Dunia, Bhabinkamtibmas di Bandar Lampung Aktif Berikan Bantuan Air Mineral

Bandar Lampung – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan oleh salah satu personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Kota Karang Raya, Aiptu Akhmad Gufron. Apabila mendengar kabar duka atas meninggalnya salah satu warga binaan di wilayah binaan, Aiptu Gufron sigap turun tangan memberikan bantuan, salah satunya berupa air mineral kepada keluarga almarhum.

Bantuan ini rutin dilakukan Aiptu Gufron jika mengetahui ada warga di wilayah binaannya yang meninggal dunia.

Salah satunya saat bertakziah di kediaman keluarga almarhum Sugiarta, warga RT 02 LK I, Kelurahan Negeri Olokgading, Teluk Betung Timur, Bandar Lampung, Selasa (22/4/2025).

“Ini bentuk kepedulian kami, selain berbelasungkawa, kami juga memberikan bantuan 10 dus air mineral, semoga ini bermanfaat dan bisa membantu meringankan sohibul musibah,” ujar Aiptu Gufron, Selasa (22/4/2025).

Bantuan air mineral tersebut disalurkan kepada keluarga duka dan warga yang hadir membantu prosesi pemakaman. Meski bantuan yang diberikan bersifat sederhana, namun kehadiran aparat kepolisian memberikan kesan mendalam bagi keluarga yang sedang berduka.

Warga sekitar menyambut baik dan mengapresiasi tindakan responsif dari Bhabinkamtibmas. Mereka mengaku merasa diperhatikan dan didampingi, khususnya dalam situasi duka yang tentu tidak mudah dijalani.

“Terima kasih atas perhatian dan bantuannya. Polisi hadir bukan hanya saat ada masalah keamanan, tapi juga saat kami sedang berduka,” ujar salah satu warga setempat.

Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfret Jacob Tilukay, menyampaikan bahwa peran Bhabinkamtibmas memang tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai penghubung emosional antara kepolisian dan masyarakat.

“Kami selalu dorong anggota Bhabinkamtibmas untuk tanggap dan peduli terhadap kondisi sosial warga binaannya,” tegasnya.

Langkah ini diharapkan dapat terus memperkuat hubungan harmonis antara aparat dan masyarakat, serta menumbuhkan rasa solidaritas dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari. (susan)

[Opini] Banjir Bandar Lampung: Bencana Kebijakan yang Direstui Pelanggaran Struktural

Oleh: M. Faizzi Ardhitara

Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Lampung

BANDAR LAMPUNG kembali diterjang banjir, dan sayangnya, peristiwa ini bukanlah kejutan. Hujan deras hanya menjadi pemicu kecil dari kerusakan yang jauh lebih besar: tata ruang yang kacau, lemahnya penegakan hukum, dan kebijakan yang membiarkan pelanggaran ruang hidup terjadi selama bertahun-tahun. Tiga nyawa melayang di Kecamatan Panjang, dan ribuan lainnya terus hidup dalam ketakutan setiap kali awan menggantung hitam di langit.

Data dari BPBD Provinsi Lampung menunjukkan, sepanjang 2024 telah terjadi 11 banjir besar di wilayah Kota Bandar Lampung. Bahkan pada Januari 2025, dua wilayah terdampak paling parah hingga menimbulkan korban jiwa. Sampai pada April 2025, tiga tempat terdampak paling parah adalah wilayah Kampung Bayur, Labuhanratu, dan Tanjungsenang. Peristiwa ini seharusnya menjadi alarm keras bagi pemerintah kota, namun yang terdengar justru kebisingan program yang tak kunjung berjalan. Ini bukan semata karena curah hujan tinggi, melainkan karena kerusakan sistem drainase yang tidak pernah diperbarui sejak era 1980-an.

Yang membuat situasi ini lebih menyakitkan adalah bahwa semua pihak sebenarnya tahu akar masalahnya, yakni: tata kota yang buruk, alih fungsi lahan yang liar, buruknya pengelolaan sampah, dan drainase yang tak memadai. Tapi pengetahuan tanpa tindakan hanyalah bentuk lain dari pengabaian. Pemerintah Kota Bandar Lampung terus berbicara tentang “normalisasi sungai”, “ruang terbuka hijau”, “sumur resapan”, dan seabrek jargon teknokratik lainnya. Namun menurut Manager Advokasi dan Kajian Mitra Bentala, Mashabi, yang terjadi di lapangan hanyalah parade penerbitan regulasi tanpa implementasi yang serius.

Sofia Dewi Raih Gelar Doktor Ilmu Ekonomi dari Unila, Angkat Isu Kecurangan Pengadaan Barang dan Jasa

Lampung — Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Lampung (Unila) menggelar Sidang Terbuka Promosi Doktor Ilmu Ekonomi…

Kejagung Tetapkan 2 Advokat dan Direktur JakTV Tersangka Pemberitaan Negatif

Jakarta – Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) telah menetapkan tiga orang tersangka terkait dugaan obstruction…

Gubernur Lampung Luncurkan Layanan Samsat Digital Drive Thru untuk Perpanjangan STNK

Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama Wakil Gubernur Jihan Nurlela dan Kapolda Lampung Irjen…

Achmad Johani Berikan Bantuan Kursi Roda Kepada Warga Desa Seloretno

LAMSEL – Anggota DPRD Lampung Selatan, Ahmad Johani, Amd, menyalurkan bantuan kursi roda kepada Parto (65),…

Gubernur Lampung Tegaskan Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 Adalah Kesempatan Terakhir

Lampung – Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menegaskan bahwa program pemutihan pajak kendaraan bermotor tahun 2025…

Bupati Tubaba Sambut Hangat Fabio Azka, Putra Daerah yang Bersinar di Timnas U-17

Tulang Bawang Barat – Kebanggaan atas prestasi putra daerah kembali terasa di Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba), saat Bupati Novriwan Jaya secara langsung menerima kunjungan Fabio Azka Irawan, pemain Tim Nasional Indonesia U-17 asal Marga Jaya, Kecamatan Gunung Agung, Senin (21/4/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati, Fabio hadir bersama kedua orang tuanya, Endang Irawan dan Suharti, serta Ketua Askab PSSI Tubaba, Edison, SH. Bupati Novriwan tak menyembunyikan rasa bangganya atas kiprah Fabio di ajang Piala Asia U-17, yang turut berkontribusi membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian Fabio. Ini adalah bukti bahwa anak-anak Tubaba mampu bersaing di level internasional,” ujar Novriwan.

Perjalanan Karier yang Menginspirasi

Fabio memulai perjalanannya dari Sekolah Sepak Bola (SSB) Bimba FC. Bakat dan kerja kerasnya membuahkan hasil saat ia bersama timnya meraih gelar juara di Kejuaraan Nasional FOPSSI 2022. Langkahnya kemudian berlanjut ke Persija U-16, di mana ia tampil di ajang Elite Pro Academy (EPA) Liga 1 musim 2023–2024.

Performa apik Fabio menarik perhatian pelatih Timnas Indonesia U-16, Nova Arianto. Ia pun dipanggil memperkuat tim dalam AFF U-16 2024, di mana Indonesia finis di posisi ketiga. Tak berhenti di sana, Fabio terus menunjukkan kualitasnya hingga masuk skuad AFC U-17 2025. Kini, ia resmi menjadi bagian dari Timnas U-17 yang akan tampil di Piala Dunia U-17 di Qatar pada November 2025 mendatang.

Harapan untuk Sepak Bola Usia Dini di Tubaba

Dalam perbincangannya dengan Bupati, Fabio mengenang awal mula dirinya bergabung dengan Timnas. “Waktu itu saya main di EPA Liga 1 bareng Persija U-16, Coach Nova datang nonton. Setelah itu saya dipanggil untuk TC di JIS (Jakarta International Stadium),” ungkapnya.

Ia juga berbagi cerita soal latihan keras selama pemusatan latihan, termasuk latihan fisik hingga mendaki gunung sejauh 12 kilometer. Di balik perjuangannya, Fabio menyampaikan harapan agar semakin banyak turnamen sepak bola usia dini di Tubaba.

“Saya ingin lebih banyak kompetisi anak-anak digelar di sini. Dari situ bisa lahir banyak pemain hebat lainnya,” katanya.

Dukungan Pemkab Tubaba untuk Atlet Muda

Merespons harapan tersebut, Bupati Novriwan menegaskan komitmennya dalam pembinaan atlet muda. Ia meminta seluruh jajaran terkait untuk berkolaborasi menciptakan sistem pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

“Kita perlu bersatu, duduk satu meja dengan satu visi: membentuk generasi atlet yang membanggakan. Kita ingin lahir Fabio-Fabio baru dari bumi Ragem Sai Mangi Wawai,” tegasnya.

Pertemuan itu juga dihadiri oleh Kepala Disporapar Tubaba, Kepala BPBD, Kabag Prokopim, Ketua KONI, serta Camat Gunung Agung.

Hari Kartini 2025, Puspaga dan TPA Pinggungan Sebuai Diresmikan untuk Kesejahteraan Keluarga Lampung

LAMPUNG – Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, meresmikan Pusat Pembelajaran Keluarga…