Wagub Jihan Nurlela Jadi Pemateri dalam Pelatihan Kader Lanjut PMII Kabupaten Lampung Timur

LAMTIM – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menjadi pemateri dalam Pelatihan Kader Lanjut (PKL) PMII Kabupaten…

Gubernur Mirza dan Gubernur DKI Jakarta Teken MoU

JAKARTA — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menandatangani Kesepakatan…

Bupati Lamsel Berikan Tugas Baru Camat Palas Sebagai Pendidik Pasca Viral Fenomena Jalan Kolam Lele

LAMSEL, Kalianda – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama (Egi) memberikan penugasan baru kepada Camat Palas, Surhayanah untuk menjalankan peran sebagai tenaga pendidik di SD Negeri 1 Karang Sari, Kecamatan Ketapang.

Langkah ini diambil setelah melalui evaluasi kinerja yang mencakup beberapa aspek penting terkait pemerintahan di Kecamatan Palas.

Keputusan ini juga merupakan respons atas permasalahan yang muncul sebelumnya, termasuk soal viralnya kondisi jalan rusak yang diisi ikan lele sebagai bentuk protes dari warga.

Bupati Egi menegaskan bahwa penyegaran dan penyesuaian posisi pejabat sangat penting demi memastikan kualitas pelayanan publik tetap terjaga.

“Keputusan ini diambil menyusul evaluasi internal terhadap kinerja aparatur di lingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” ucap Bupati Egi.

Lebih lanjut, Egi menyampaikan, pentingnya untuk menempatkan setiap aparatur pada posisi yang tepat sesuai dengan kompetensi dan latar belakang mereka.  Camat Palas sendiri diketahui memiliki latar belakang sebagai seorang pendidik sebelum menjabat di pemerintahan, yang dinilai cocok untuk mendukung proses pembelajaran di SDN 1 Karang Sari.

“Penempatan ini merupakan bagian dari upaya penataan dan optimalisasi sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan. Kita ingin semua elemen bekerja di posisi yang paling sesuai dengan kompetensinya,” ujar Egi.

Langkah ini juga menjadi bagian dari penyegaran struktural, menyusul evaluasi terhadap pelaksanaan sejumlah program di wilayah Kecamatan Palas. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus berkomitmen untuk menempatkan pegawai pada posisi yang tepat, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Wagub Jihan Nurlela Terima Kunjungan Pengurus AKHI Lampung

LAMPUNG– Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menerima kunjungan pengurus Asosiasi Kesehatan Haji Indonesia (AKHI) Lampung di…

Bupati Lamsel Berikan Tugas Baru Camat Palas Sebagai Pendidik Pasca Viral Fenomena Jalan Kolam Lele

LAMSEL, Kalianda – Bupati Lampung Selatan Radityo Egi Pratama (Egi) memberikan penugasan baru kepada Camat Palas, Surhayanah untuk menjalankan peran sebagai tenaga pendidik di SD Negeri 1 Karang Sari, Kecamatan Ketapang.

Langkah ini diambil setelah melalui evaluasi kinerja yang mencakup beberapa aspek penting terkait pemerintahan di Kecamatan Palas.

Keputusan ini juga merupakan respons atas permasalahan yang muncul sebelumnya, termasuk soal viralnya kondisi jalan rusak yang diisi ikan lele sebagai bentuk protes dari warga.

Bupati Egi menegaskan bahwa penyegaran dan penyesuaian posisi pejabat sangat penting demi memastikan kualitas pelayanan publik tetap terjaga.

“Keputusan ini diambil menyusul evaluasi internal terhadap kinerja aparatur di lingkup Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan,” ucap Bupati Egi.

Lebih lanjut, Egi menyampaikan, pentingnya untuk menempatkan setiap aparatur pada posisi yang tepat sesuai dengan kompetensi dan latar belakang mereka.  Camat Palas sendiri diketahui memiliki latar belakang sebagai seorang pendidik sebelum menjabat di pemerintahan, yang dinilai cocok untuk mendukung proses pembelajaran di SDN 1 Karang Sari.

“Penempatan ini merupakan bagian dari upaya penataan dan optimalisasi sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan. Kita ingin semua elemen bekerja di posisi yang paling sesuai dengan kompetensinya,” ujar Egi.

Langkah ini juga menjadi bagian dari penyegaran struktural, menyusul evaluasi terhadap pelaksanaan sejumlah program di wilayah Kecamatan Palas. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan terus berkomitmen untuk menempatkan pegawai pada posisi yang tepat, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.

1.191 Mahasiswa SNBP Ikuti Seleksi Wawancara KIP Kuliah

LAMPUNG – Universitas Lampung (Unila) menyelenggarakan seleksi wawancara program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi mahasiswa…

Wagub Jihan Nurlela Gerak Cepat Tanggapi Dugaan Pencemaran Air Lindi dari TPA Bakung

LAMPUNG – Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela bergerak cepat melakukan investigasi di lokasi dugaan pencemaran aliran…

DWP Provinsi Lampung Gelar Halal Bihalal, Perkuat Sinergi dan Komitmen Perempuan Lampung Maju

LAMPUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Lampung menggelar acara Silaturahmi dan Halal Bihalal Idul Fitri…

DPRD Kota Metro Gelar Paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Tahun 2024

LAMPUNG7COM – Metro | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro menggelar paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota Metro Tahun 2024, di ruang rapat paripurna DPRD setempat, Senin (14/04/2025).

Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Ria Hartini, dihadiri Walikota Metro Bambang Iman Santoso, wakil pimpinan DPRD, Forkopimda, anggota DPRD, OPD, pimpinan Parpol, Camat Sekota Metro, Lurah Sekota Metro, tokoh Masyarakat dan tamu undangan lainnya.

LKPJ tersebut mencakup capaian program pemerintah selama tahun keempat pelaksanaan RPJMD 2021-2026.

Dalam pidatonyanya, Walikota Metro Bambang Iman Santoso menyampaikan, Pendanaan kegiatan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Metro Tahun Anggaran 2024, yang meliputi berbagai urusan pemerintahan antara lain, urusan wajib pelayanan dasar, urusan wajib nonpelayanan dasar, urusan pilihan, dan urusan penunjang,

Keseluruhannya dilaksanakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Ada Beberapa perkembangan indikator makro pembangunan Kota Metro tahun 2024 yaitu:

1. Pertumbuhan ekonomi Kota Metro pada tahun 2024 tercatat sebesar 4,88 persen, mengalami peningkatan tipis dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 4,86 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Metro mencapai Rp 8,48 triliun, dengan sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial mencatatkan pertumbuhan tertinggi.

2. Pendapatan Perkapita sejalan dengan pertumbuhan ekonomi Kota Metro yang terus mengalami kenaikan sebesar 8,67 persen dari tahun 2023, hal ini menunjukkan adanya peningkatan daya dan kesehatan masyarakat Kota Metro.

3. Tingkat Pengangguran Terbuka di Kota Metro mengalami penurunan dari tahun 2020 sebesar 5,40 persen hingga tahun 2023 menjadi 3,60 persen. Namun demikian, pada tahun 2024 tercatat sedikit peningkatan menjadi 3,71 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa upaya penciptaan lapangan kerja tetap menjadi prioritas utama di Kota Metro, Provinsi Lampung, dan secara nasional.

4. Rasio Gini Pada tahun 2024, tingkat ketimpangan pendapatan penduduk Kota Metro tercatat sebesar 0,277. Angka tersebut menunjukkan perbaikan jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang sebesar 0,289. Hal ini mengindikasikan bahwa distribusi pendapatan masyarakat Kota Metro semakin merata.

5. Pengendalian Inflasi pada akhir tahun 2024, tingkat inflasi tahunan (Year on Year) Kota Metro tercatat sebesar 1,51 persen. Angka ini menunjukkan penurunan signifikan dibandingkan dengan tingkat inflasi tahun 2023 yang mencapai 3,05 persen, serta berada di bawah rata-rata inflasi Provinsi dan Nasional, yang masing-masing sebesar 1,57 persen.

Lebih lanjut, dijelaskannya Pencapaian kinerja penyelenggaraan pemerintahan Kota Metro sepanjang tahun 2024 diukur berdasarkan 14 Indikator Kinerja Utama (IKU), yang mencerminkan kemajuan implementasi program dan kebijakan daerah pemerintah daerah, yakni :

1. Rata-rata Lama Sekolah (RLS) pada tahun 2024 tercatat mencapai 11,01 tahun, mengalami peningkatan tipis dibandingkan RLS tahun 2023 sebesar 11 tahun. Pencapaian ini menjadikan Rata-rata Lama Sekolah di Kota Metro sebagai yang tertinggi di Provinsi Lampung. Selaras dengan capaian tersebut, Angka Partisipasi Murni (APM) juga menunjukkan tren peningkatan, APM jenjang SMP/MTs meningkat menjadi 75,70 persen, APM jenjang SMA/SMK/MA meningkat menjadi 64,89 persen. Capaian tersebut didukung oleh upaya Pemerintah Kota Metro melalui implementasi beberapa program prioritas, antara lain Program Indonesia Pintar (PIP) dan Kartu Metro Ceria (KMC).

2. Harapan Lama Sekolah (HLS) di Kota Metro juga mengalami peningkatan. Tercatat, dari 14,77 tahun pada tahun 2023 menjadi 14,79 tahun pada tahun 2024. Hal ini mengindikasikan bahwa generasi muda Kota Metro memiliki aspirasi untuk melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi. Angka tersebut merupakan capaian tertinggi di antara seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.

3. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Metro pada tahun 2024 tercatat sebesar 80,41, melampaui target yang ditetapkan Kota Metro menduduki peringkat kedua tertinggi dalam hal IPM di Provinsi Lampung, hanya terpaut sedikit dari Bandar Lampung.

4. Persentase Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Pada tahun 2024, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional di Kota Metro tercatat sebesar 99,76 persen. Capaian ini melampaui target nasional, pada bulan Agustus 2024, Kota Metro dianugerahi penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award Kategori Utama oleh Wakil Presiden Republik Indonesia. Kota Metro merupakan satu-satunya wilayah di Provinsi Lampung yang menerima penghargaan pada kategori tersebut.

5. Angka Harapan Hidup (AHH) tahun 2024 tercatat sebesar 75,43 tahun, mengalami peningkatan dari 75,14 tahun pada tahun 2023. Capaian ini telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang ditetapkan sebesar 72,18 tahun.

6. Persentase Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) yang ditangani

Pada tahun 2024, penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PPKS) mencapai 98,19 persen dari total 14.460 jiwa. Tingkat capaian menunjukkan peningkatan signifikan.

7. Persentase Penduduk Miskin Kota Metro pada tahun 2024 tercatat sebesar 6,78 persen, yang mana telah memenuhi target yang ditetapkan yaitu sebesar 6,79 persen, dengan persentase capaian sebesar 100,1 persen. Selain itu, persentase penduduk miskin pada tahun 2024 mengalami penurunan yang signifikan jika dibandingkan dengan tahun 2023 yang tercatat sebesar 7,28 persen.

8. Oersentase Jalan Kota dalam Kondisi Mantap Pada tahun 2024, Kota Metro memiliki total panjang jalan sebesar 413,09 km, yang terbagi atas: Jalan nasional sepanjang 9,93 km, jalan provinsi sepanjang 15,85 km, dan jalan kota sepanjang 387,31 km. Dari total jalan kota tersebut, tercatat 216,96 km (56,02 persen) dalam kondisi baik, 54,86 km dalam kondisi sedang, 57,19 km mengalami rusak ringan, dan 58,30 km mengalami rusak berat. Persentase total jalan dalam kondisi mantap (baik dan sedang) adalah 70,18 persen, masih berada di bawah target yang ditetapkan sebesar 92,27 persen. Beberapa faktor yang menjadi penyebab rendahnya capaian ini antara lain keterbatasan anggaran untuk pemeliharaan dan peningkatan jalan, curah hujan yang tinggi, serta beban kendaraan yang melebihi kapasitas jalan.

9. Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Pada tahun 2024, Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) Kota Metro tercatat sebesar 63,99, mendekati target yang ditetapkan yaitu 64,0, dengan tingkat pencapaian mencapai 99,98 persen. Nilai IKLH tahun 2024 mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2023 yang sebesar 62,15.

10. Persentase Kenaikan Penduduk yang Bekerja pemerintah Kota Metro menetapkan target peningkatan jumlah penduduk bekerja sebesar 4,4 persen dari tahun sebelumnya, setara dengan penambahan sekitar 3.842 orang. Namun demikian, realisasi yang tercapai hanya sebesar 3,10 persen atau 2.706 orang, sehingga total penduduk yang bekerja pada tahun 2024 tercatat sebanyak 90.116 jiwa. Capaian ini mengindikasikan bahwa penciptaan lapangan kerja masih merupakan tantangan yang signifikan, diakibatkan oleh dampak pemulihan ekonomi pasca pandemi, keterbatasan investasi, serta tingkat serapan tenaga kerja yang rendah di sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan upaya kolektif untuk membuka peluang kerja baru bagi masyarakat,

11. Peningkatan Investasi (Pembentukan Modal Tetap Bruto) Pada tahun 2024, nilai investasi di Kota Metro tercatat sebesar Rp 1.016,57 miliar, menunjukkan pertumbuhan sebesar 1,71 persen dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp 999,05 miliar. Guna mengoptimalkan peningkatan investasi, Pemerintah Kota Metro perlu mengintensifkan upaya dalam mempermudah proses perizinan, menjamin kepastian hukum dan biaya, serta menawarkan insentif yang atraktif bagi para investor. Peningkatan investasi diharapkan dapat memacu pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor pajak dan retribusi,

12. Nilai Reformasi Birokrasi Pemerintah Kota Metro tahun 2024 telah menunjukkan pencapaian yang sangat signifikan, yaitu sebesar 76,43. Capaian ini mengindikasikan adanya peningkatan yang substansial dalam tata kelola pemerintahan, peningkatan transparansi, serta efisiensi dan efektivitas pelayanan publik juga mencerminkan keberhasilan berbagai inovasi yang telah diimplementasikan oleh Pemerintah Daerah dalam upaya membangun birokrasi yang bersih dan profesional,

13. Opini BPK atas Pengelolaan Keuangan Daerah Pada tahun 2024, Pemerintah Kota Metro sekali lagi berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) berhasil dipertahankan selama 14 tahun secara berturut-turut. Mencerminkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel. Keberhasilan ini adalah hasil dari sinergi dan kolaborasi yang solid antara Pemerintah Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh elemen masyarakat.

14. Nilai SAKIP (Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah), Pada tahun 2024, nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kota Metro tercatat sebesar 69,16, mengalami peningkatan dari angka 68,48 pada tahun 2023. SAKIP memiliki peran krusial sebagai instrumen pengukuran dalam mengevaluasi akuntabilitas serta efektivitas kinerja pemerintah daerah.

WaliKota juga mengungkapkan kinerja pendapatan Daerah pada tahun anggaran 2024 telah terealisasi sejumlah Rp1,040 triliun lebih, atau 99,28 persen dari target sebesar Rp1,047 triliun.

“Di sisi Belanja Daerah, anggaran yang dialokasikan adalah sebesar Rp1,080 triliun, dengan realisasi sebesar Rp1,046 triliun atau 96,89 persen. Terdapat efisiensi anggaran sebesar 3,10 persen, yang mengindikasikan pengelolaan keuangan daerah telah dilaksanakan secara cukup efisien dan tepat sasaran,” ujar Bambang.

Di akhir pidatonya, Walikota Metro menegaskan, komitmen Pemerintah Kota Metro untuk memelihara kesinambungan serta memperkuat program-program unggulanseperti dibidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur, pengembangan UMKM. Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro Tahun 2025–2029, yang diselaraskan dengan visi dan misi kepemimpinan yang baru. Visi lima tahun ke depan berlandaskan pada semangat Visi Metro Kota Cerdas Verbasis Jasa dan Budaya yang Religius.

“Keberlanjutan pembangunan akan terus diupayakan, agar Kota Metro terus berkembang secara progresif,” pungkas Bambang. | (Rio).

Abuya Nuh Nawawi Albantani Kunjungi Keluarga Miko Bagus Kurniawan di Bandarlampung

Bandarlampung — Suasana hangat dan penuh keakraban terasa dalam silaturahmi Abuya Nuh Nawawi Albantani ke kediaman Miko Bagus Kurniawan di Bandarlampung, Minggu malam (13/4/2025) menjelang salat Isya. Kedatangan Abuya disambut oleh keluarga besar, termasuk ayah Miko, Bapak H. Tubagus Sutisna.

Pertemuan ini menjadi momen istimewa karena mempertemukan kembali keluarga besar yang memiliki akar yang sama dari Desa Gunung Kalangan Cipecang, Pandeglang, Banten.

“Ini bukan kali pertama kami bersilaturahmi. Insyaallah, silaturahmi ini akan terus terjalin dengan baik dan penuh kehangatan,” ujar Miko Bagus Kurniawan.

Sebelumnya di hari yang sama, Abuya Nuh Nawawi, pengasuh Ponpes Assalaf Alhasanah Saketi Pandeglang-Banten, turut menghadiri Pengajian Triwulan Alumni Cisantri di Lampung yang diselenggarakan di Ponpes Al-Hidayah, Desa Bunut Seberang, Kecamatan Way Ratai, Kabupaten Pesawaran.

Acara ini dirangkai dengan Halal Bihalal dan Haul Abuya Bustomi Cisantri. Ratusan santri, ibu-ibu majelis taklim, para ulama, camat, lurah, hingga tokoh masyarakat turut hadir. Pengajian kali ini juga membahas Kitab Fathul Mu’in dengan beberapa isu aktual seputar hukum zakat, talak, niat salat, hingga peran teknologi dalam menuntut ilmu agama.

Beberapa pertanyaan yang dibahas antara lain:

  • Apakah boleh zakat fitrah ditangani panitia?

  • Bolehkah niat salat witir tiga rakaat dijadikan satu?

  • Apakah belajar melalui HP menggugurkan kewajiban menuntut ilmu?

  • Dan berbagai pertanyaan penting lainnya seputar fikih keseharian.

Tiga bulan sebelumnya, Abuya Asep Nafiz Imron Bustomi, Pimpinan Umum IPASI (Ikatan Persaudaraan Alumni Santri Indonesia), juga berkunjung ke rumah Miko dalam rangka silaturahmi dan pengajian istighosah bersama para alumni Cisantri Lampung.

Abuya Nuh berharap agar para alumni Al-Hidayah Cisantri di Lampung tetap solid dalam menjalin ukhuwah dan terus semangat menimba ilmu. “Alumni Cisantri di Lampung sangat luar biasa dan antusias. Semoga terus berkembang dan makin erat tali persaudaraannya,” tutupnya.