KNPI Lampung Serukan Dukungan untuk Palestina

BANDAR LAMPUNG – Dukungan terhadap perjuangan rakyat Palestina terus mengalir dari berbagai elemen masyarakat di Lampung. Dalam kegiatan Aksi Solidaritas Palestina yang digelar oleh Aliansi Lampung Bersama Palestina di Tugu Adipura, Bandar Lampung, pada 19 April 2025, puluhan organisasi kemasyarakatan turut ambil bagian bersama ribuan warga.

Salah satu organisasi yang berpartisipasi adalah Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Lampung. Ketua DPD KNPI Lampung, Iqbal Ardiansyah, menyampaikan bahwa kehadiran mereka merupakan bentuk nyata solidaritas terhadap rakyat Palestina yang tengah berjuang.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mulai meninggalkan produk-produk yang berafiliasi dengan Israel. Sebagai gantinya, mari kita dukung produk-produk dalam negeri sebagai wujud kepedulian terhadap Palestina,” ujar Iqbal saat diwawancarai di lokasi aksi.

Lebih lanjut, Iqbal menekankan pentingnya penggunaan produk lokal, tidak hanya sebagai bentuk solidaritas kemanusiaan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk mendorong kebangkitan ekonomi nasional di tengah situasi global yang penuh tantangan.

“Perlawanan bukan hanya soal senjata, tetapi juga bisa melalui kekuatan ekonomi. Kita bisa melakukan boikot produk-produk yang mendukung agresi, dan beralih ke produk lokal yang justru memperkuat bangsa,” tambahnya.

Iqbal pun mengajak seluruh masyarakat Lampung untuk terus menunjukkan kepedulian serta memberikan dukungan moral dan materiil bagi perjuangan rakyat Palestina dalam meraih kemerdekaan.

Dugaan TKP Mafia Tanah, Mantan Bupati Way Kanan RAS Masih Dalam Proses Penyelidikan Kejati Lampung

Lampung – Proses penyelidikan kasus dugaan mafia tanah yang diduga melibatkan mantan Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya (RAS), masih terus bergulir di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung.

Tim dari Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejati Lampung saat ini tengah fokus menggali keterangan dari berbagai pihak terkait untuk mengungkap dugaan penyalahgunaan wewenang dalam kasus tersebut.

Armen Wijaya, selaku Aspidsus Kejati Lampung, mengungkapkan bahwa tahapan penyelidikan masih berlangsung aktif. Sejumlah saksi dari berbagai latar belakang, termasuk pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN), warga setempat, serta unsur pemerintah daerah telah dipanggil dan dimintai keterangan.

“Masih dalam tahap penyelidikan. Dari BPN, masyarakat, dan pemerintah daerah sudah ada yang kami periksa. Tapi karena masih ada yang belum, kami akan lanjutkan pemeriksaan saksi-saksi lainnya,” jelas Armen saat memberikan keterangan kepada media pada Rabu (16/4/2025).

RAS sendiri telah menjalani pemeriksaan intensif pada Senin (6/1/2025) selama 12 jam, dari pagi hingga malam hari. Pemeriksaan tersebut menjadi langkah awal untuk mendalami keterlibatan RAS dalam penguasaan lahan di kawasan hutan yang diduga di alih fungsikan menjadi lahan perkebunan tanpa izin yang sah.

Menurut Armen, fokus penyelidikan saat ini adalah menelusuri kemungkinan adanya peran kepala daerah dalam proses pengambilan keputusan serta penerbitan izin terkait aktivitas di kawasan hutan tersebut.

“Kami menelusuri peran kepala daerah dalam pengambilan keputusan dan penerbitan izin terkait penguasaan lahan di kawasan hutan. Itu yang kami dalami,” tambahnya.

Kejaksaan Tinggi Lampung menegaskan komitmennya untuk menyelesaikan kasus ini secara menyeluruh dan objektif. Setiap perkembangan penyelidikan akan dilakukan sesuai prosedur hukum guna memastikan keadilan ditegakkan dan para pihak yang terlibat dapat dimintai pertanggungjawaban. (Aris)

Terkait Tabrakan Maut, Achmad Johani Meminta Pihak Terkait Menugaskan Anggotanya Diperempatan Pasar Sidomulyo

LAMSEL — Anggota DPRD Lampung Selatan, Achmad Johani, AMd, mendesak pihak kepolisian, Satpol PP, dan Dinas…

Wakil Bupati Lampung Barat Tekankan Persatuan NKRI di Muscab VII Gerakan Pramuka 2025

Lampung Barat — Dengan semangat kebersamaan dan kebangsaan, Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VII Gerakan Pramuka Kwartir Cabang…

Perjuangan Aksi, DPP KoPI Nyatakan Solidaritas untuk Palestina, hingga Tim Kreatornya Dilarikan ke IGD

BANDAR LAMPUNG – Aksi solidaritas terhadap rakyat Palestina terus menggema dari berbagai elemen masyarakat di Lampung. Ribuan warga bersama puluhan organisasi kemasyarakatan tumpah ruah dalam Aksi Solidaritas Palestina yang diselenggarakan Aliansi Lampung Bersama Palestina, Jumat (19/4/2025) di Tugu Adipura, Bandar Lampung.

Salah satu organisasi yang turut hadir adalah Dewan Pengurus Pusat (DPP) Komite Pewarta Independen (KoPI). Dalam aksi tersebut, Sekretaris Jenderal DPP KoPI, Bambang SP, mewakili Ketua Umum Jeffry Noviansyah, menyampaikan komitmen KoPI dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

“Kami menyerukan kepada masyarakat untuk berikan dukungan kita terhadap Palestina sekaligus mendorong hentikan genosida,” ungkap Bambang.

Ia juga menegaskan bahwa perjuangan tak hanya dilakukan di medan perang, tetapi juga lewat langkah dukungan masyarakat luas.

“Kepedulian kita terhadap Palestina, disaat mereka tertindas kita disini berbahagia. Untuk itu kita mengutuk segala bentuk penindasan terhadap bangsa Palestine tindakan yang tidak manusiawi melanggar aturan peperangan sampai anggota jurnalis Palestine Today ikut terkena dampak dari bom yang ditujukan ke rumah sakit,” tambahnya

Tak hanya melalui orasi, bentuk dukungan dari KoPI juga datang dari para anggotanya di lapangan. Salah satunya adalah Wahyudi, seorang kreator konten KoPI yang sempat dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) akibat kondisi fisik yang drop. Diduga, Wahyudi kelelahan karena cuaca panas serta kondisi kesehatan yang kurang prima saat mengikuti aksi.

Meski demikian, KoPI tetap menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan rakyat Palestina, baik secara moral maupun materil. Bambang pun mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap bersuara dan berdiri bersama Palestina hingga kemerdekaan mereka benar-benar tercapai.

Derri Kesuma Gelar Reses dan Pelatihan Wirausaha untuk Masyarakat Lampung Selatan

LAMPUNG SELATAN — Dalam upaya menyerap aspirasi masyarakat sekaligus meningkatkan keterampilan ekonomi warga desa, anggota DPRD…

Bupati Novriwan Kunjungi Fakultas Pertanian Unila: Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Pertanian dan Peternakan di Tubaba

Bandar Lampung — Dalam upaya meningkatkan sektor pertanian dan peternakan di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Bupati Ir. Novriwan Jaya, S.P., melakukan kunjungan kerja ke Fakultas Pertanian Universitas Lampung (Unila) pada Sabtu, 18 April 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin kerja sama serta berdiskusi mengenai berbagai strategi dan inovasi yang dapat diterapkan guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan sektor pertanian dan peternakan di Tubaba.

Bupati Tubaba, yang didampingi sejumlah pejabat daerah dan kepala dinas terkait, disambut hangat oleh Dekan Fakultas Pertanian Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, M.P., bersama wakil dekan dan sivitas akademika Fakultas Pertanian Unila.

Dalam paparannya, Bupati Novriwan menjelaskan potensi besar yang dimiliki Kabupaten Tubaba di sektor pertanian dan peternakan.

“Dalam kesempatan ini, kami fokus pada peningkatan taraf hidup masyarakat Tubaba, khususnya dengan mengembangkan sektor peternakan. Kami percaya bahwa jika dunia peternakan maju, sektor pertanian akan ikut berkembang,” ungkap Bupati Novriwan.

Bupati juga menyoroti perubahan positif yang terjadi di Tubaba dalam 5 tahun terakhir terkait dengan perkembangan peternakan, terutama dalam mengurangi ketergantungan petani pada pupuk organik. “Para peternak di Tubaba kini sudah mendapatkan uang dari petani untuk mengambil kotoran ternak. Hal ini menunjukkan bahwa peternakan semakin maju dan saling mendukung dengan pertanian,” ujarnya.

Diskusi kemudian berfokus pada sejumlah isu penting, termasuk teknik pertanian ramah lingkungan, pengelolaan sumber daya air, serta pemanfaatan teknologi dalam proses produksi. Para akademisi dari Fakultas Pertanian Unila mengusulkan berbagai program penelitian yang dapat diimplementasikan di Tubaba, seperti penggunaan kompos hayati dan pengembangan varietas unggul tanaman.

Salah satu topik menarik yang dibahas adalah pengembangan peternakan berbasis pakan. Dosen-dosen Fakultas Pertanian Unila menjelaskan cara memanfaatkan berbagai jenis pakan yang tidak hanya dapat mengurangi biaya produksi, tetapi juga meningkatkan kualitas pakan untuk ternak.

Bupati Novriwan menyambut baik ide-ide tersebut dan berencana untuk mengimplementasikan hasil diskusi dalam kebijakan daerah. “Kami berharap hasil penelitian dari akademisi, terutama Fakultas Pertanian Unila, dapat diaplikasikan di Tubaba. Kami siap menjadi daerah untuk menguji coba hasil riset teman-teman di sini,” kata Bupati Novriwan.

Ia menambahkan, “Kami ingin pertanian dan peternakan di Tubaba tidak hanya berkembang, tetapi juga berkelanjutan. Kerja sama dengan Unila adalah langkah yang tepat untuk mewujudkan itu.”

Dekan Fakultas Pertanian Unila, Dr. Ir. Kuswanta Futas Hidayat, mengungkapkan komitmennya untuk mendukung kolaborasi ini. “Terima kasih atas kesempatan ini, dan kami berharap kerja sama ini dapat segera terealisasi untuk membangun sektor pertanian di Lampung, khususnya di Tubaba,” ujarnya.

Bupati Novriwan mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan informasi yang diperoleh, yang sangat bermanfaat untuk kemajuan Tubaba. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara pemerintah dan akademisi untuk mengatasi tantangan di sektor pertanian dan peternakan.

Diharapkan, kolaborasi ini akan membawa perubahan positif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Tubaba, serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan di bidang pertanian dan peternakan.

Polisi Minta Pengelola Pelabuhan Tanjung Priok Tak Layani Truk Bongkar-Muat Lebihi Daya Tampung

Jakarta – Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Komarudin, meminta pihak pengelola Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta…

Ridwan Kamil Laporkan Selebgram Lisa Mariana ke Bareskrim Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

Jakarta – Mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil (RK), resmi melaporkan selebgram Lisa Mariana ke Bareskrim…

Terowongan Istiqlal-Katedral yang Menyatukan Harapan: Perangkul Dua Iman

JAKARTA – Di tengah hiruk pikuk Kota Jakarta, berdiri sebuah jalur bawah tanah yang bukan sekadar…